PENGARUH PEMBERIAN MIKROEMULSI LIMBAH MINYAK TERHADAP KANDUNGAN ASAM LEMAK OMEGA-3 DIDALAM TELUR

Indra T Maulana, Reyhan G, Sani Ega P, Reza A K

Abstract


Telur ayam merupakan salah satu produk peternakan yang paling banyak dikonsumsi oleh masyarakat. Telur sangat mudah diperoleh dan harganya murah sehingga terjangkau oleh seluruh kalangan masyarakat. Telur dapat diubah menjadi pangan fungsional dengan cara memberikan ayam ras sebagai sumber telur perlakuan berupa pemberian ransum ditambah dengan sediaan mikroemulsi limbah minyak ikan. Limbah minyak ikan terlebih dahulu dimurnikan sebelum dijadikan sediaan. Hasil analisa kandungan asam lemak didalam telur dengan GCMS menunjukkan bahwa telur yang dihasilkan oleh ayam yang diberikan sediaan mikroemulsi memiliki kandungan omega-3 jauh lebih tinggi dibandingkan telur yang dihasilkan oleh ayam yang hanya diberikan ransum dan konsentrat tanpa dibuat sediaan mikroemulsi


Keywords


telur, omega-3, mikroemulsi, asam lemak.

References


Butarbutar, T.B. (2004). Fatty acid and cholesterol in egg : A Review. Southeast Asian J Trop Med Public Health, 35(4),1036 – 1038.

Cachaldora, P., Rebollar, P.G., Álvarez, C., Méndez, J., & de Blas, J.C.(2005). Effect of conjugated linoleic acid, high-oleic sunflower oil and fish oil dietary supplementation on laying hen egg quality. Spanish Journal of Agricultural Research, 3(1), 74 – 82.

Chamruspollert M. & Sell, J.L., (1999). Transfer of dietary conjugated linoleic acid to egg yolks of chickens. Poultry Sci 78, 1138-1150.

Farrell, D. (1998). Enrichment of hen eggs with n-3 long-chain fatty acids and evaluation of enriched eggs in humans, Am J Clin Nutr, 68, 538 – 544.

Haris, W.S. (2004): Review : Fish oil supplementation : Evidence for health benefits. Cleveland Clinic Journal of Medicine, 71(3),208-219.

Jufri, Mahdi, Djayadisastra, Joshita, & Maya, Ledy, (2009). Pembuatan mikroemulsi dari minyak buah merah. Majalah Ilmu Kefarmasian, 6 (1), 18 – 27.

Maulana, I.T. (2013). Pemisahan Asam Elaidat (trans-9-Octadecenoic Acid) dan Asam Lemak Jenuh Serta Peningkatan Kandungan EPA dan DHA dari Minyak Limbah Perusahaan Pengolahan Ikan.Tesis tidak dipublikasikan. Bandung: Sekolah Farmasi, Institut Teknologi Bandung.

Maulana, I.T., Sukrasno, & Damayanti, S. (2014). Telaah Kandungan Asam Lemak dalam Minyak Ikan Indonesia. Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis, 6(1), 121 – 130

Maulana, I.T., Marcelina, Y., & Sakti, E.R. (2015). Optimasi metode kompleksasi urea pada peningkatan nilai rasio EPA dan DHA terhadap asam lemak trans dalam minyak ikan limbah. Prosiding Seminar Penguatan Budaya Riset Jawa Barat

Mozaffarian, D., Katan, M. B., Ascherio, A., Stampfer, Meir J., & Willett, W.C. (2006). Review article: Trans fatty acid and cardiovascular disease. N Engl J Med, 354, 1601 – 1611.

Olaitan, B.P., Chen I-Ping, Norris, J., Feinn, R., Oluwatosin, O.M., & Reichenberger, E.J. (2011). Inhibitory activities of omega-3 fatty acids and traditional african remedies on keloid fibroblasts. Wound, 23(4), 97 – 105.

Rose, E.L. & Holub, B.J. (2006). Effects of a liquid egg product containing fish oil on selected cardiovascular disease risk factors: A randomized crossover trial, Food Research International Vol. 39, 910 – 916.

Scientific Advisory Commitee on Nutrition (SACN) (2007). Update on Trans Fatty Acids and Health, Edinburg UK: The Stasionary Office,. Hal 1 – 65

Stender, S., & Dyerberg, J. (2003): The Influence of Trans Fatty Acid on Health (Fourth Edition), Publ. No. 34, The Danish Nutrition Council. Hal 19 – 32.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License