Komunikasi Terapeutik Tenaga Medis dalam Pemberian Informasi tentang Obat Tradisional bagi Masyarakat

Ditha Prasanti

Abstract


Kesehatan merupakan hal yang sangat penting dijaga dalam kehidupan manusia. Jika individu mengalami sakit maka individu tersebut akan mencari pengobatan untuk menyembuhkan penyakitnya. Jenis komunikasi inilah yang disebut komunikasi terapeutik. Di era digital ini, peneliti menemukan adanya tenaga medis yang menggunakan obat tradisional untuk masyarakat. Obat tradisional bukanlah hal yang asing lagi bagi sebagian masyarakat di Indonesia. Obat tradisional juga memiliki kedudukan yang khusus dalam masyarakat, yakni sebagai warisan budaya lokal dalam bidang kesehatan. Pada era ini, obat tradisional pun masih digunakan oleh masyarakat baik sebagai alternatif utama maupun pilihan dalam pengobatan penyakit yang dialaminya. Dalam penelitian ini, peneliti tertarik untuk mengangkat penelitian tentang komunikasi terapeutik tenaga medis dalam pemberian informasi tentang obat tradisional bagi masyarakat. Disinilah letak keunikan penelitian ini. Tenaga medis yang bekerja dalam dunia kesehatan, tetapi mengakui keampuhan obat tradisional dan mmberikan informasi tersebut kepada masyarakat sebagai media penyembuhan. Peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasusu. Peneliti menggunakan teknik sampling purposive dengan mengambil 3 orang informan. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian tentang komunikasi terapeutik tenaga medis dalam pemberian informasi tentang obat tradisional bagi masyarakat ini meliputi : fase pra interaksi; fase orientasi; fase kerja komunikasi terapeutik; dan fase terminasi. Metode komunikasi terapeutik yang berlangsung  pun dengan mengutamakan efektivitas hubungan antarpribadi antara tenaga medis dengan masyarakat yang menggunakan obat tradisional tersebut yaitu: mendengarkan; mengulang;dan memberikan saran.


Keywords


Komunikasi, Terapeutik, Tenaga Medis, Obat Tradisional

Full Text:

PDF

References


Buku

Bungin, Burhan. 2007. Penelitian Kualitatif. Jakarta: Kencana Prenada Media Group

Cresswell, John W. 1998. Research Design, Qualitative & Quantitative Approaches. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Damaiyanti, Mukhripah. 2010. Komunikasi Terapeutik dalam Praktik Keperawatan. Bandung: Refika Aditama

K. Yin, Robert. 2002. Studi Kasus (Desain dan Metode). Jakarta. PT. Raja Grafindo Persada.

Mulyana, Deddy. 2005. Metodologi Penelitian Komunikasi. Bandung: Remaja Rosda Karya.

Mundakir. 2006. Komunikasi Keperawatan: Aplikasi Dalam Pelayanan, Edisi Pertama, Yogyakarta, Graha Ilmu.

Prasanti, Ditha & Kismiyati El Karimah. 2016. Chapter of Book. Media, Communication, and Society

Empowerment. Yogyakarta: Buku Litera.

Rakhmat, Jalaludin. 2002. Metode Penelitian Komunikasi. Bandung : PT Remaja Rosdakarya.

Sugiyono. 2007. Metode Penelitian Kuantitatif, Kuantitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sukandar, E., 2006. Neurologi Klinik. Edisi ketiga. Bandung: Pusat Informasi Ilmiah (PII) Bagian Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran UNPAD

Taufik M & Juliane. 2010. Komunikasi Terapeutik dan Konseling dalam Praktek Kebidanan. Jakarta: Salemba Medika.

West, Richard. Lynn H.Turner. 2007. “Pengantar Teori Komunikasi”. Jakarta: Salemba Humanika.Wijayakusuma, H., dan Dalimartha. 2001. Ramuan Tradisional untuk Pengobatan Darah Tinggi. Jakarta: Penebar Swadaya.

Artikel Elektronik

Atep Afia Hidayat. 2011. Peran Obat Tradisional Makin Menguat, diakses dari http://www.kompasiana.com pada 19 Maret 2017.

Susenas. 2007. microdata.bps.go.id, diakses pada 10 Februari 2017.

World Health Organization. 2003.Schistosomiasis and soil transmitted helminths country profile: Indonesia. http://www.who.int/wormcontrol/databank/Indonesia_ncp3.pdf, diakses pada 20 Maret 2017.

Jurnal Elektronik

Ditha Prasanti. 2017. Peran Obat Tradisional dalam Komunikasi Terapeutik Keluarga. Jurnal Komunikasi Universitas Garut Vol.3 No.1, 2017.

Dyana Utamy. 2015. Komunikasi Terapeutik Dokter Dan Pasien Dalam Pengobatan Homeopati Di Pusat Pengobatan Al Jawad Pekanbaru . Jurnal Jom FISIP Vol. 2 No. 1 – Februari 2015.

Lusia Oktora Ruma Kumala Sari., 2006. Pemanfaatan Obat Tradisional Dengan Pertimbangan Manfaat Dan Keamanannya, Majalah Ilmu Kefarmasian, Vol. III, No.1, April 2006.

Rini Darmastuti dan Dewi Kartika Sari. 2011. Kekuatan Kearifan Lokal dalam Komunikasi Kesehatan. Jurnal KOMUNIKATOR, Vol. 3, No. 2, November 2011.Salmen Sembiring dan Sismudjito. 2015. Pengetahuan dan Pemanfaatan Metode Pengobatan Tradisional Pada Masyarakat Desa Sukanalu Kecamatan Barus Jahe. Jurnal Perspektif Sosiologi, Vol.3 No.1, Oktober 2015.




DOI: https://doi.org/10.29313/mediator.v10i1.2624

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




 

   

 


Creative Commons License
This work is licensed under a 
Creative Commons Attribution 4.0 International License