MUSLIM JOGYA : PASAR, KERJA & GAYA HIDUP

Almunauwar Bin Rusli

Abstract


 

Tujuan dari makalah ini adalah untuk menjelaskan keberadaan dari Muslim Jogja kelas menengah ke bawah terutama membahas tentang konsep mereka untuk memahami pasar, bekerja dan sistem gaya hidup. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif.  Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) untuk memahami sistem pasar, mereka menggunakan nilai manfaat, persaudaraan, demokrasi, keadilan, keseimbangan, rasa keadilan dan optimisme. Manusia memiliki kekuatan fisik, kecerdasan, hati, dan vitalitas. (2) untuk memahami sistem kerja mereka digunakan faktor masjid Muttaqin, Pasar Beringharjo dan Keraton Yogyakarta. Masjid sebagai simbol moral spiritual, pasar sebagai simbol sosial-ekonomi dan Keraton Yogyakarta sebagai simbol budaya-politik. (3) untuk memahami sistem gaya hidup, mereka menggunakan prinsip-prinsip hidup yang alon-alon waton kelakon, nrimo ing pandum, sepi ing pamrih rame ing gawe olok-olok mbancengi tan Dhuwur ngungkuli tan, mangan ora mangan asal ngumpul dan tuna Satak, bathi sanak.


Keywords


Jogja Muslim, Market,Lifestyle

References


Afdawaiza. (2008). Maqasid Al-Syari’ah Dan Perannya Terhadap Ilmu Ekonomi Islam. Yogyakarta: FSEI.

Aliyah, I., Daryanto, T. J., & Murtan. (009). Peran Pasar Tradisional dalam Mendukung Pengembangan Pariwisata Kota Surakarta. GEMA TEKNIK Majalah Ilmiah Teknik 10.2, 111-118.

Antlöv, H. (2005). The social construction of power and authority in Java." The Java that never was. Academic theories and political practices, 43-66.

Asy’arie, M. (1997). Islam, Etos Kerja & Pemberdayaan Ekonomi Umat. Yogyakarta: Lesfi.

Dua, M. (2008). Filsafat Ekonomi : Upaya Mencari Kesejahteraan Bersama. Yogyakarta: Kanisius.

Malano, H. (2013). Selamatkan pasar tradisional. Yogyakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Masturi, I. (2015). Sistematika Kodifikasi Hadis Nabi Dari Tinjauan Sejarah. Addin 7.2.

Munir, A. (2011). Kerja Perspektif Al-Qur’an. Jurnal Al-Tahrir, Vol 11 No. 1 Mei.

Nurdin, A. (2006). Quranic Society : Menelusuri Konsep Masyarakat Ideal dalam Al-Qur’an. Jakarta: Erlangga.

Pramudyo, A. (2014). Menjaga Eksistensi Pasar Tradisional di Yogyakarta. Jurnal Bisnis, Manajemen, dan Akuntansi 2.1 (2014).

Pranowo, M. B. (009). Memahami Islam Jawa. Ciputat: alpabeta.

Rahardjo, S. (2011). Peradaban Jawa : Dari Mataram Kuno Sampai Majapahit Akhir. Jakarta: Komnitas Bambu.

Shihab, Q. (1999). Membumikan Al-Quran : Fungsi dan Peran Wahyu dalam Kehidupan Masyarakat. bandung: Mizan.

Soemarsaid, M. (1068). State and Statecraft in Old Java. A Study of the Later Mataram Period, 16th to 19th Century.

Tasmara, T. (995). Etos Kerja Pribadi Muslim. Yogyakarta: dana Bakti Wakaf.

Wondomisnowo, B. h. (2013). Baktiku Bagi Indonesia. Gramedia Pustaka Utama.

Woodward, M. R. (2008). Islam Jawa : Kesalehan Normatif Versus Kebatinan. Yogyakarta: LKIS.




DOI: https://doi.org/10.29313/amwaluna.v1i1.2101

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Editorial Office:

Syariah Faculty, Universitas Islam Bandung

Jalan Ranggagading No. 8 Bandung

Creative Commons License

Amwaluna : Jurnal Ekonomi dan Keuangan Syariah is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

View My Stats