MINAT FRONTLINERS BANK SYARIAH TERHADAP SERTIFIKASI KOMPETENSI UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI KEAHLIAN

Nur Ellyanawati Esty Rahayu

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa minat frontliners bank syariah terhadap sertifikasi kompetensi untuk meningkatkan kompetensi keahlian. Sertifikasi kompetensi merupakan kebijakan yang dibuat oleh pemerintah guna meningkatkan kualitas tenaga kerja di Indonesia, termasuk bidang perbankan. Melalui kepemilikan sertifikasi kompetensi, pihak bank dapat menilai kompeten tidaknya seorang karyawan dalam melakukan suatu tugas, karena telah terukur secara pasti melalui kepemilikan sertifikat kompetensi. Pendekatan yang digunakan peneliti adalah dengan deskriptif-kualitatif. Sumber data diperoleh dalam penelitian ini melalui melalui penyebaran kuestioner, wawancara dan observasi. Bank Syariah yang dijadikan penelitian adalah Bank Syariah Anak Perusahaan Bank BUMN dan UUS Bank BUMN di Yogyakarta. Hasil penelitian menunjukkan pada tahun 2019 karyawan frontliners pada saat memasuki dunia kerja tidak memiliki sertifikasi kompetensi keahlian, bahkan karyawan sebagian besar tidak mengetahui sertifikasi kompetensi dan manfaatnya. Namun karyawan tersebut memiliki minat yang tinggi untuk mengikuti sertifikasi kompetensi keahlian  untuk kemajuan karier di bank setelah mengetahui pentingnya sertifikasi kompetensi.


Keywords


Frontliners, Sertifikasi Kompetensi, Kompetensi Keahlian

Full Text:

PDF

References


Alvionita, V. (2018). Persepsi Karyawan Hotel Terhadap manfaat Sertifikasi Kompetensi Pariwisata Bidang Perhotelan Di Kota Bandung. Journal of Indonesian Tourism and Recreation, Volume 1, Nomor 2.

Budiman, (2018). Peranan Penerapan Sertifikasi Guru Terhadap Kinerja Guru (Integrasi Psikologi, Industri, dan Organisasi Islami). Jurnal Psikologi Islami, Vol. 4 No.1 : 74-81.

Efendi (2009). Pengaruh Kompetensi Terhadap Kinerja Karyawan Pada Kantor Pelayanan Pajak Metro, Fakultas Ekonomi, Universitas Muhammadiyah Lampung.

Ikatan Bankir Indonesia (2016). Mengelola Kualitas Layanan Perbankan, Jakarta, PT Gramedia Pustaka Utama.

Jauhari, T. (2009). Mengasah Kompleksitas Kompetensi Melalui Sertifikasi, Ikatan Bankir Indonesia, Jakarta.

Mahdane, Afri. (2018). Pengaruh SKKNI dan Kompetensi SDM terhadap Pengembangan SDM di Unit Profesi SDM dalam Menghadapi Era MEA. Jurnal Manajemen IKM, Vol.13 No.1.

Murwanti, H. (2013). Pengaruh Sertifikasi Profesi Guru terhadap Motivasi Kerja dan Kinerja Guru SMK di SMK Negeri se-Surakarta. Jurnal Pendidikan Bisnis dan Ekonomi (BISE), Vol. 1 No.1.

Pedoman Badan Nasional Sertifikasi (BNSP) No. 101-2005.

Rahmayanty, N. (2010). Manajemen Pelayanan Prima, Yogyakarta, Graha Ilmu.

Sarwono, (2009). Metode Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif, Yogyakarta, Graha Ilmu.

Saskiawardani, N (2009). Program Sertifikasi Bankir Umum, Media Bankir, Ikatan Bankir Indonesia, Jakarta.

Sugiyono, (2016). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D, Alfabeta, Bandung, Hal. 55.

Triana, H. (2017). Pengembangan Kualitas SDM Indonesia dengan Sertifikasi Profesi, Jakarta, PT Gramedia Pustaka Utama.

Undang-Undang Ketenagakerjaan No. 13 tahun 2003 Pasal 18.

Wahyudi, F. (2014). Peran Kompetensi Dalam meningkatkan Kinerja Pegawai Bagian Sosial Sekretariat Daerah Kabupaten Kutai Timur. eJournal Administrative Reform, admin.fisip.unmul.ac.id.

Wirjoatmodjo, K. (2017). Transformasi Digital Suatu Keniscayaan, Majalah Infobank, Jakarta.

Yamu’alim, (2015). Sertifikat Kompetensi Sebagai Standar Kompetensi Kerja. Jurnal Forum Manajemen, Vol. 06 No. 1.




DOI: https://doi.org/10.29313/amwaluna.v4i1.4859

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Editorial Office:

Syariah Faculty, Universitas Islam Bandung

Jalan Ranggagading No. 8 Bandung

Creative Commons License

Amwaluna : Jurnal Ekonomi dan Keuangan Syariah is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

View My Stats