PENGARUH AKUNTANSI ZAKAT TERHADAP AKUNTABILITAS PUBLIK (Studi Kasus Di Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dan Lembaga Amil Zakat (LAZ) Kabupaten/Kota Provinsi Sumatera Selatan)

Bayu Dharmaraga Alkahfi, Taufiq Taufiq, Inten Meutia

Abstract


The purpose of this study was to determine the effect of zakat accounting on public accountability of BAZNAS and LAZ in South Sumatra Province with the methodology used was descriptive using a questionnaire. While the data analysis used is simple linear regression analysis. So from this study it can be seen that the accounting for zakat influences the accountability of BAZNAS and LAZ in South Sumatra Province by 73.9%, then based on the results of the study it is known that the tendency of zakat accounting carried out by zakat institutions in South Sumatra Province has unfavorable criteria of 3 institutions or 10%, 2 institutions are quite good criteria, 5 institutions with good criteria and with very good criteria are 66.6% or as many as 20 amil zakat institutions.


Keywords


Akuntansi Zakat; Akuntabilitas Publik; Lembaga Amil Zakat

Full Text:

PDF

References


Abdullah, N., Mat Derus, A., & Al-Malkawi, H.-A. N. (2015). The effectiveness of zakat in alleviating poverty and inequalities. Humanomics, 31(3), 314–329. https://doi.org/10.1108/H-02-2014-0016

Abu-tapanjeh, A. M. (2009). Corporate governance from the Islamic perspective : A comparative analysis with OECD principles. 20, 556–567. https://doi.org/10.1016/j.cpa.2007.12.004

Adnan, M. A. (2015). Journal of Islamic Accounting and Business Research. Journal of Islamic Accounting and Business Research Shochrul Rohmatul Ajija Humanomics Iss Thomas J. Case, Brian H. Kleiner Work Study, 64(3), 244–267. Retrieved from http://dx.doi.org/10.1108/JIABR-06-2013-0017%5Cnhttp://dx.doi.org/10.1108/EUM0000000002698

Akbar, R., Pilcher, R., & Perrin, B. (2012). Performance measurement in Indonesia : the case of local government. https://doi.org/10.1108/01140581211283878

Alkahfi, A. (2018). Peran Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Sumatera Selatan Dalam Rangka Penghimpunan dan Pendistribusian Dana Amil Zakat Sebagai Upaya Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Kurang Mampu di Kota Palembang (Vol. 53). https://doi.org/10.1017/CBO9781107415324.004

Elvinda. (2016). ISSN 2303-1174 E.F. Angraeni., S.S. Pangemanan., S. S. Rondonuwu.Penerapan Akuntanssi Zakat ….. 4(4), 1191–1199.

Hidayat, S., Rohaeni, N., & Zanatun, A. (2018). Implementasi Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan 109 Pada Yayasan Rumah Yatim Arrohman: Identifikasi Faktor Pendukung. Jati: Jurnal Akuntansi Terapan Indonesia, 1(1), 17–26. https://doi.org/10.18196/jati.010102

Hughes, O. E. (2003). Public Management and Administration: An Introduction (3rd ed.). Macmillan Education UK.

Ikatan Akuntan Indonesia. (2008). PSAK No. 109 Tentang Akuntansi Zakat dan Infaq/Sedekah. Ikatan Akuntan Indonesia (IAI).

Keutamaan, P., Dan, O., & Publik, A. (2018). Peran keutamaan organisasi dan akuntabilitas publik dalam memengaruhi kinerja sektor publik di organisasi perangkat daerah propinsi banten. 11(2).

Kudus, K. (2018). Diskursus Akuntansi Zakat: Evaluasi Praktis Laporan Keuangan Lazisnu Kabupaten Kudus. 1, 1–12.

Lalolo Krina, L. (2003). Indikator & Alat Ukur Prinsip Akuntabilitas, Transparansi & Partisipasi. Badan Perencanaan Pembangunan Nasional.

Mahmudi. (2013). Manajemen Kinerja Sektor Publik. Yogyakarta: Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen YKPN.

Mardiasmo. (2004). Akuntansi Sektor Publik, Jurnal Akuntansi Pemerintahan (1st ed.). Yogyakarta: Andi.

Meutia, I. (2010). Shariah Enterprise Theory Sebagai Dasar Pengungkapan Tanggungjawab Sosial Untuk Bank Syariah. Universitas Brawijaya.

Mursyidi. (2003). Akuntansi Zakat Kontemporer (Mursyidi, Ed.). Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

PIRAC. (2007). Meningkat, Kesadaran dan Kapasitas Masyarakat dalam Berzakat (H. Abidin & Kurniawati, Eds.). Public Interest Research & Advocacy Public.

Rahman, T. (2015). Akuntansi Zakat , Infak dan Sedekah (PSAK 109): Upaya Peningkatan Transparansi dan Akuntabilitas Organisasi Pengelola Zakat (OPZ). Jurnal Muqtasid, 6(109), 141–164. https://doi.org/10. 1007/s00410-004-0612-0

Rasul, S. (2003). Pengintegrasian Sistem Akuntabilitas Kinerja dan Anggaran dalam Perspektif UU NO. 17/2003 Tentang Keuangan Negara. Jakarta: PNRI.

Ritonga, P. (2017). Analisis Akuntansi Zakat Berdasarkan PSAK No. 109 Pada Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Sumatera Utara. KITABAH, (109).

Roziq, R. W. B. dan A. (2017). Implementasi Akuntansi Zakat Infaq dan Shadaqah Berdasarkan PSAK 109 Implementation of Accounting Zakat , Infaq and Shadaqah Based on PSAK 109. Ekonomi Bisnis Dan Akuntansi, IV(109), 35–39.

Sugiyono. (2010). Metode Penelitian dan Pengembangan. Alfabeta.

Triyuwono, I. (2006). Perspektif, Metodologi dan Teori Akuntansi Syari’ah (1st ed., Vol. 1). Jakarta: Radjawali Press.

Turner, M., & Hulme, D. (1997). Governance, administration and development: making the state work. Basingstoke: Macmillan Press.

Yusrianti, H., & Safitri, R. H. (2015). Implementasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (Sakip) Pada Satuan Kerja Perangkat Daerah (Skpd) Di Lingkungan Pemerintah Pemerintah Kota Palembang. Jurnal Manajemen & Bisnis Sriwijaya Vol., 13(4), 399–404.

Yusuf, M. B. O., & Derus, A. M. (2013). Measurement model of corporate zakat collection in Malaysia: A test of diffusion of innovation theory. Humanomics, 29(1), 61–74. https://doi.org/10.1108/08288661311299321




DOI: https://doi.org/10.29313/amwaluna.v4i1.5326

Refbacks



Editorial Office:

Syariah Faculty, Universitas Islam Bandung

Jalan Ranggagading No. 8 Bandung

Creative Commons License

Amwaluna : Jurnal Ekonomi dan Keuangan Syariah is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

View My Stats