Pengenalan Khasiat Obat Tanaman Krisan Dan Pembuatan Teh Krisan Sebagai Minuman Kesehatan

tia setiawati

Abstract


Abtract. Chrysanthemum plants are ornamental flower plants in the form of shrubs with other names seruni or golden flowers. Other than as an ornamental plant, this chrysanthemum has several health benefits including relieving the symptoms of influenza, headaches, and even cleaning the liver. The Community Service Program (PKM) was held in the Al Furqon madrasa, Ciwahang Village, Malangbong District, Garut Regency with women of Ciwahang Community Unit  as participants on June 2018. The purpose of this community service program is to inform the public about the potential of Chrysanthemum as a medicinal plant for various diseases and how to make Chrysanthemum tea as a health drink. The method used in delivering counseling material through presentations with projector aids, while how to make the chrysanthemum tea was carried out in a demonstration involving several participants. The results of this activity were able to increase the knowledge of Ciwahang Community Unit women regarding Chrysanthemum plants, especially their properties as herbal medicine ingredients and community interest to cultivate Chrysanthemum plants in their yard

Abstrak. Tanaman krisan merupakan tanaman bunga hias berupa perdu dengan sebutan lain seruni atau bunga emas. Selain sebagai tanaman hias, tanaman krisan ini memiliki beberapa manfaat dalam kesehatan di antaranya meredakan gejala influenza, nyeri kepala, bahkan dapat membersihkan liver. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan di madrasah Al Furqon, Kampung Ciwahang Desa Sukamanah, Kecamatan Malangbong, Kabupaten Garut dengan peserta ibu-ibu PKK pada tanggal bulan Juni 2018. Tujuan dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah untuk memberi informasi kepada masyarakat mengenai potensi tanaman krisan sebagai tanaman obat berbagai penyakit serta cara pembuatan teh krisan sebagai minuman kesehatan. Metode yang digunakan dalam menyampaikan materi penyuluhan melalui presentasi dengan alat bantu proyektor, sedangkan pembuatan teh krisan dilakukan secara demo dengan melibatkan beberapa peserta. Hasil dari kegiatan ini mampu meningkatkan pengetahuan ibu-ibu mengenai tanaman krisan terutama khasiatnya sebagai bahan obat herbal serta ketertarikan masyarakat untuk membudidayakan tanaman krisan di pekarangannya.


Keywords


krisan, tanaman obat, minuman kesehatan

Full Text:

PDF

References


Anonim (2018). https://unsurtani.com/2018/03/resep-membuat-teh-daun-bunga-krisan [diakses 13 Oktober 2018]

Anonim (2013). http://manfaat33.blogspot.com/2013/10/manfaat-khasiat-daun-dan-bunga-krisan.html [diakses 13 Oktober 2018]

https://www.amazine.co/38396/cara-membuat-teh-krisan-chrysanthemum-tea-efek-sampingnya/ [diakses 13 Oktober 2018]

https://manfaat.co.id/manfaat-teh-bunga-krisan [diakses 13 Oktober 2018]

Indah, B., Hartal dan Misnawati. (2010). Efektifitas Thricoderma sp. dan Gliocladium sp. dalam pengendalian layu fusarium pada tanaman krisan, Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia, Vol. 12, No. 1, pp. 7-12

Hariyati, M., Bachtiar, I., dan Sedijani, P. (2016). Induksi kalus tanaman krisan (Chrysanthemum morifolium) dengan pemberian benzil amino purin (BAP) dan Dichlorofenoksi acetil acid (2,4 D), Jurnal Penelitian Pendidikan IPA, Vol. 2, No.1.

Lin, L.Z. and Harnly, J.M. (2010). Identification of the phenolic components of chrysanthemum flower (Chrysanthemum morifolium Ramat), Food Chemistry, Vol. 120, pp. 319–326.

Listyani, N.G. dan Widiawati, D. (2013). Eksplorasi bunga krisan (Chrysanthemum) sebagai zat pewarna alami pada kain sutera untuk produk fashion. ITB Undergraduate, Journal Visual Art and Design, Vol. 2, No.1.

Rukmana, H.R. dan Mulyana, A.E. (1997). “Krisan”. Yogyakarta: Kanisius.

Teixeirada, S.J.A. (2003). Chrysanthemum: advance in tissue culture, cryopreservation, postharvest technology, genetics and transgenic biotechnology, Journal Biotechnology Advances. Vol. 21, pp. 715-766.

Wanita, Y.P, Setyono, B., dan Agriawati, D.P. (2014). Krisan (Chrysanthemum indicum L.) organic sebagai bahan baku aneka pangan olahan. Prosiding Seminar Nasional Pertanian Organik. pp. 445-450

Xie, Y.Y., Yuan, Yang, J.Y., Wang, L.H., and Wu, C.F. (2009). Cytotoxic Activity of Flavonoids from The Flowers of Chrysanthemum morifolium on Human Colon Cancer Colon 205 Cells. Journal of Asian Natural Products Research, Vol.11, No. 9, pp. 771-778.

Zhang, W., Ye, Z.G., Cui, J., Qiu, S.F., Xu, W.H., Wang, H.P., Qian, L.B., Jiang, H.B., and Xia, Q. (2009). Antiarrhythmic effect of ethyl acetate extract from Chrysanthemum Morifolium Ramat on rats. International Journal Medical Sciences, Vol. 38, pp. 377-382.




DOI: https://doi.org/10.29313/ethos.v7i1.4133

DOI (PDF): https://doi.org/10.29313/ethos.v7i1.4133.g2539

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Alamat Redaksi:

LPPM Unisba, Lantai 2, Jl. Purnawarman 63, Bandung 40116, Jawa Barat, (022) 4203368 , (022) 4264064. ethos.unisba@gmail.com / ethos@unisba.ac.id

 

 

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License