Analisis Pengaruh Kedudukan Struktur terhadap Potensi Longsoran menggunakan Proyeksi Stereografis

Iswandaru Iswandaru, Rully Nurhasan R.

Abstract


Abstract. The stability of open pit slopes is one of the important factors that can guarantee the continuity of production and safety of workers and mining equipment. One effort to obtain a stable slope is to avoid the slope design that triggers the potential for landslides. The type and geometry of avalanches that may occur on the slopes are largely determined by the position of the slope and the geological structure. Analysis using stereographic projections has been used extensively for initial slope stability assessments before proceeding with the calculation of safety factors. Open cone shaped reverse geometry with a planned depth of up to 1 km with a diameter of ± 3 km. This causes the formation of potential landslides due to the intersection of the face of the slope with the structure of continuity is absolute. The only thing that can be done at the initial stage is analyzing the direction and slope of which slopes have the potential to form landslides. The potential of landslides by dividing the structure of weak field data is adjusted to 36 strike directions and the distribution of measurement areas to 484 domains produces 370 domains with potential landslides.

Abstrak. Kestabilan lereng tambang terbuka merupakan salah satu faktor penting yang mampu menjamin kelangsungan produksi dan keselamatan pekerja dan peralatan tambang. Salah satu upaya untuk memperoleh lereng yang stabil adalah dengan menghindari desain lereng yang memicu potensi longsoran. Jenis dan geometri longsoran yang mungkin terjadi pada lereng sangat ditentukan oleh kedudukan lereng dan struktur geologi. Analisis menggunakan proyeksi stereografi telah digunakan secara luas untuk penilaian awal kestabilan lereng sebelum dilanjutkan dengan perhitungan faktor keamanan. Geometri open pit berbentuk kerucut terbalik dengan rencana kedalaman hingga 1 km dengan diameter ± 3 km. Hal ini menyebabkan terbentuknya potensi longsor akibat perpotongan muka lereng dengan struktur ketidakmenerusan merupakan sesuatu yang mutlak. Satu-satunya yang bisa dilakukan pada tahap awal ialah menganalisis arah dan kemiringan lereng mana yang berpotensi membentuk longsoran. Potensi longsoran dengan cara membagi data struktur bidang lemah disesuaikan dengan 36 arah strike dan pembagian wilayah pengukuran menjadi 484 domain dihasilkan 370 domain yang memiliki potensi longsoran.


Keywords


Potensi longsoran, lereng tambang, proyeksi setreografis

References


Departemen Geologi Tambang Terbuka. (2016). Pengukuran Struktur Tambang Terbuka PTFI. Tembagapura: PTFI

Kliche, C.A. 1999. Rock Slope Stability. Littleton, Society for Mining, Metallurgy, and E)(ploration, Inc. (SME).

Hoek, E. and Brown, E.T. (1988): The Hoek-Brown Failure Criterion – a 1988 Update, Proceedings of the 15th Canadian Rock Mechanics Symposium, Toronto.

Hoek, J. & Bray, E. 1981. Rock Slope Engineering. London, Institution of Mining and Metallurgy

Priest, S.D. 1985. Hemispherical Projection Methods in Rock Mechanics. George Allen & Unwin. London.

Priest, Stephen D. 1993. Discontinuity Analysis for Rock Engineering. Chapman and Hall.




DOI: https://doi.org/10.29313/ethos.v7i2.4709

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Alamat Redaksi:

LPPM Unisba, Lantai 2, Jl. Purnawarman 63, Bandung 40116, Jawa Barat, (022) 4203368 , (022) 4264064. ethos.unisba@gmail.com / ethos@unisba.ac.id

 

 

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License