STRATEGI DAKWAH DALAM RANGKA MENGEMBANGKAN INDIVIDU, KELUARGA DAN MASYARAKAT

M Wildan Yahya

Abstract


Dakwah dalam konteks sosio-kultural memerlukan variasi pendekatan keilmuan yang melintas batas wilayah deduktif. Dalam menyoroti pengembangan diri, maka dikemukakan beberapa teori sebagai berikut: (1) pengembangan potensi; (2) adaptasi lingkungan; (3) pengembangan keunikan secara menyeluruh; (4) pengembangan karakter; dan (5) proses sosialisasi diri.Kelima teori di atas adalah berkaitan dengan proses, sementara itu contentnya berhubungan dengan aqidah, ibadah dan akhlak.

 

Kata kunci : Strategi, Dakwah, Individu, Keluarga, Masyarakat


Full Text:

PDF 1-5

References


Al-Raghib Al-Ashfahani. Mu’jam Mufradat Al-Fadzil Qur’an. Beirut

Allport, Gordon W. (1958). The Nature of Prejudice. New York: Achor Books.

Cohen, Percy. (1968). Modern Social Theory. New York : Basic Book.

Cooley, Charles Horton. (1964). Human Nature and The Social Order. New York: Schoken Books.

Koentjaraningrat. (1984). Masyarakat Desa di Indonesia. Jakarta: LPFEUI.

----------------------. (1982) Migrasi, Transmigrasi dan Urbanisasi dalam Masalah-Masalah Pembangunan. Jakarta: LP3ES.

Quraisy Shihab. (1997) Membumikan Al-Qur’an. Bandung: Mizan.

Said Rusli. (1983) Pengantar Ilmu Kependudukan. Jakarta: LP3ES.

Parsudi Suparlan. (1984). Manusia, Kebudayaan dan Lingkungan. Jakarta: Rajawali.

Widjaja, A.W. (1986). Ilmu-Ilmu Sosial Dasar, Pedoman Pokok-Pokok Bahasan dan Satuan Acara Perkuliahan Mata Kuliah Dasar Umum. Jakarta: Pressindo.




DOI: https://doi.org/10.29313/hikmah.v1i1.7574

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


HIKMAH : Jurnal Dakwah & Sosial is licensed under  Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License