PENGARUH MINDFULNESS-BASED COGNITIVE THERAPY TERHADAP PENURUNAN KECEMASAN SOSIAL PADA MAHASISWA KEDOKTERAN

Oka Ivan Robiyanto

Abstract


ABSTRAK

 

Mahasiswa Fakultas Kedokteran dihadapkan untuk dapat memenuhi tugas akademik yang seringkali berhubungan dengan performansi dan relasi dengan situasi sosial. Faktanya, tiga mahasiswa justru memiliki pikiran ruminatif akan dievaluasi buruk oleh orang lain dan cenderung menghindar dari situasi sosial maupun performansi, akibatnya mahasiswa mengalami hambatan dalam relasi sosial dan saat menghadapi ujian terutama ujian lisan, presentasi dan diskusi kelompok.

Untuk itu, dibutuhkan intervensi agar dapat membantu mahasiswa mengatasi kecemasan sosialnya, berupa Mindfullness Based Cognitive Therapy (MBCT). Tujuannya melihat pengaruh penerapan MBCT dalam menurunkan tingkat kecemasan sosial pada mahasiswa Fakultas Kedokteran UNISBA. Pelaksanaan penelitian ini menggunakan pendekatan one group pre-test post-test design yang melibatkan ketiga partisipan dalam mengikuti 7 sesi MBCT dengan durasi 60-90 menit setiap pertemuannya. Alat ukurnya berupa kuesioner Liebowitz Social Anxiety Scale versi Bahasa Indonesia dengan tingkat validitas pada domain takut (0.86) dan domain menghindar (0.86).

Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan MBCT dapat menurunkan tingkat kecemasan sosial pada mahasiswa Fakultas Kedokteran UNISBA. Melalui teknik pada MBCT yang menekankan kesadaran dan fokus pada kondisi saat ini dapat menghilangkan pikiran ruminatif terkait masa lalu dan masa depan yang terbukti membuat ketiga partisipan dapat lebih tenang menjalankan kegiatan dan menerima segala respon dari hasil usahanya tanpa menilai negatif terhadap dirinya. Ketiga partisipan pun mengetahui tindakan yang bisa dilakukan saat kecemasan tersebut muncul kembali. Faktor penunjang: 1) kontrol terhadap distraksi dari ‘mind wandering’; 2) antusiasme partisipan; 3) komitmen latihan Mindfulness Based Cognitive Therapy (MBCT).

 

Kata Kunci: Mindfulness Based Cognitive Therapy (MBCT), Kecemasan Sosial, Mahasiswa Fakultas Kedokteran UNISBA.


References


APA, A. P. (2013). Diagnostic And Statistical Manual Of Mental Disorders, 5th Edition. Washington DC: New School Library.

Asrori, A. (2015). Terapi Kognitif Perilaku untuk Mengatasi Gangguan Kecemasan Sosial. Jurnal Ilmiah Psikologi Terapan (JIPT) Vol 3, 89-107.

Augesti, G., Lisiswanti, R., Saputra, O., & Nisa, K. (2015). Perbedaan Tingkat Stres Antara Mahasiswa Tingkat Awal dan Tingkat Akhir Fakultas Kedokteran Universitas Lampung. J Majority, 50-56.

Azis, M. Z., & Bellinawati, N. (2015). Faktor Risiko Stres dan Perbedaannya pada Mahasiswa Berbagai Angkatan di Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Palembang. Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan, 197-202.

Baer, R. A. (2004). Assessment of mindfulness by self-report report: The Kentucky Inventory of Mindfulness Skills. Assessment 11.3, 191-206.

Beck, J. S. (2011). Cognitive Behavior Therapy. Basics and Beyond. Second Edition. New York, London: The Guilford Press.

Beck, J. S. (2011). Cognitive Behaviour Therapy. Basics and Beyond. Second Edition. New York, London: The Guilford Press.

Beckerman, & Corbett, L. (2010). Mindfulness and cognitive therapy in depression relapse prevention : A case study. , LLC. Clin Soc Work Journal 38. Springer Science + Business Media, 217 – 225.

Beidel, D., & Turner, S. (1998). Shy children, phobic adults: The nature and treatment of socialphobia. Washington, DC: American Psychological Association.

Bishop, S., Lau, M., Shapiro, S., Carlson, L., Anderson, N., Carmody, J., et al. (2004). Mindfulnss: A proposed operational definition. Clinical Psychology: Science and Practice 11, 230-241.

Bogels, S., Hellemans, J., Dersen, S., Romer, M., & Meulen, R. V. (2014). Mindful parenting in mental health care effects on parental and child psychology, parental stress, parenting, coparenting and marital functioning. mindfulness, 5, 536-551.

Brenneisen Mayer F, S. S. (2016). Factors associated to depression and anxiety in medical students: a multicenter study. BMC Med Educ, 282.

Brown, K., & Ryan, R. (2003). The benefits of being in the present: Mindfulness and its role in psychological well-being. Journal of Personality and Social Psychology, 84, 822-848.

Dancey, Christine, P., & Reidy, J. (2011). Statistics Without Maths for Psychology: 5th Edition. London: Pearson Education Limited.

Dancey, Christine, P., & Reidy., J. (2011). Statistics Without Maths for Psychology: 5th Edition. London: Pearson Education Limited.

Dayakisni, T., & Hudaniah. (2009). Psikologi Sosial. Malang: UMM Press. Desmita. (2005). Psikologi perkembangan. Bandung: PT remaja Rosdakarya.

Dyrbye, L., Thomas, M., & Shanafelt, T. (2005). Medical Student Distress; Causes, Consequences, and Proposed Solutions. Mayo Clin Proc, 1614-1615.

FKUNISBA. (2004, January 1). http://fk.unisba.ac.id. Retrieved February 1, 2018, from http://fk.unisba.ac.id: http://fk.unisba.ac.id

Foa, E. B., & Kozak, M. (1986). Emotional processing of fear: Exposure to corrective information. Psychological Bulletin, 99(1), 20-35.

Garcia-Lopez, L.-J., Ingles, C. J., & Garcia-Fernandez, J. M. (2008). Exploring the Relevance of Gender and Age Differences in the Assessment of Social Fears in Adolescence. Social Behavior & Personality: An International Journal, 36(3), 385–390. doi:10.2224/sbp.2008.36.3.385.

Germer, C. K. (2005). Mindfulness and psychotherapy. USA: The Guilford press. Graziano, R. (2010). Research Methods A Process Of Inquiry. Boston: Allyn & Bacon.

Gren-Landell, A. B. (2009). Evaluation of the Psychometric Properties of a Modified Vrsion of the Social Phobia Screening Questionnaire for use. Child and Adolescent Psychiatry and Mental Health, 3:36.

Grieshaber, C. (1994). Step by Step Group Development. Feldafing : German Foundation for International Development. German: Centre for Food and Agriculture Development.

Grossman, P., & Van Dam, N. (2011). Mindfulness, by any other mame....: Trials and tribulations of sati in western psychology and science. Contemporary Buddhism, 12, 219-239.

Hadi, S. (2001). Metodologi Research Jilid III. Yogyakarta: Andi Offset.

Hartono, V. E. (2016). Program peningkatan regulasi diri berbasis mindfulness untuk menurunkan gangguan stres pasca trauma para penyintas kekerasan dalam rumah tangga. Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada.

Hasibuan, E. P. (2016). Gambaran Kecemasan Sosial Berdasarkan Liebowitz Social Anxiety Scale (LSAS) Pada Remaja Akhir di Bandung. Jatinangor: Fakultas Psikologi Universitas Padjadjaran.

Heimberg, R. G., Liebowitz, M. R., Hope, D. A., Schneier, F. R., & eds. (1995, 2001). Social Phobia: Diagnosis, Assessment, and Treatment. New York: Guilford Press.

Heimberg, R., Hofmann, S., & Liebowitz, M. (2014). 'Social Anxiety Disorder in DSM 5. Depression and Anxiety, 472-479.

Herliawan, P., Yulianto, F. A., & Ibnusantosa, R. G. (2017). Perbedaan Tingkat Kecemasan Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Islam Bandung Tahun Ajaran 2016/2017 Antara Kurikulum 7 Semester dan 8 Semester. Prosiding Pendidikan Dokter ISSN: 2460-657X, 102-108.

Herman RB, S. W. (2012). Standar Pendidikan Profesi Dokter Indonesia. Jakarta: Konsil Kedokteran Indonesia. Hofmann, S. G., & DiBartolo., P. M. (2001). From Social Anxi- ety to Social Phobia: Multiple Perspectives.

Needham Heights: MA: Allyn and Bacon.

Jabarprov. (2016, October 24). Jabarprov. Retrieved February 1, 2018, from Jabarprov: http://www.jabarprov.go.id/index.php/news/19676/2016/10/24/Jumlah-Dokter-Belum-Merata

Kabat-Zinn, J. (1990). Full catastrophe living: using the wis- dom of your body and mind to face stress, pain, and illness. New York: Dell Publishing.

Kaplan, & Sadock. (2010). Kaplan & Sadock Buku Ajar : Psikiatri Klinis. 2nd ed. Jakarta: Jakarta EGC.

Knappe, S., Lieb, R., Beesdo, K., Fehm, L., Chooi Ping Low, N., Gloster, A., et al. (2009). The role of parental psychopathology and family environment for social phobia in the first three decades of life. Depression & Anxiety, 26(4), hlm. 363-370.

Kumaraswamy, N. (2013). Academic Stress , Anxiety and Depression among College Students. A Brief Review Introduction : Int Rev Soc Sci Humanit, 135-43.

LaGreca, M. A., & Lopez, N. 1. (1998). Social Anxiety Among Adolescent: Linkages with Peer Relations and Friendship. Journal of Abnormal Child Psychology, Vol. 26, No. 2, pp. 83-94.

Latipun. (2011). Psikologi Eksperimen. Malang: UMM Press.

Leary, M., & Kowalsky, R. (1997). Social anxiety. New York: Guilford Press.

Mace, C. (2008). Mindfulness and mental health: Therapy, theory and science. New York, NY, US: Routledge/ Taylor & Francis Group.

Miller, L., & Ahmed, F. (2011). Executive function mechanisms of theory of mind. Journal Autism Development Disorder, 41, 667-678.

Montopoli, J. R. (2016, June 20). national social anxiety center. Retrieved March 1, 2018, from national social anxiety center web site: http://nationalsocialanxietycenter.com/2016/06/20/stuck-in-the-aftermath- social-anxiety-and-rumination/

Nabilah, D. D., Susanti, Y., & Andriane, Y. (2017). Perbedaan Tingkat Kecemasan Sebelum Menghadapi Ujian SOOCA pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Islam Bandung . Bandung Meeting on Global Medicine & Health (BaMGMH), Vol. 1 No. 1 Tahun, 73-77.

Nevid, J. S., Rathus, S. A., & Green, E. B. (2005). Psikologi abnormal (Terjemahan). Jakarta: Erlangga.

Oort, F., Greaves-Lord, K., Verhulst, F., Ormel, J., & Huizink, A. (2011). Risk indicators of anxiety throughout adolescence: The traits study. Depression and Anxiety, 28(6), hlm. 485-494.

Parr, C., & Cartwright-Hatton, S. (2009). Social anxiety in adolescents: The effect of video feedback on anxiety and the self-evaluation of performance. Clinical Psychology & Psychotherapy, 16(1), hlm. 46-54.

Pathmanathan, V., & Husada, M. (2013). Gambaran tingkat stres pada mahasiswa fakultas kedokteran universitas sumatera utara semester ganjil tahun akedemik 2012/2013. E-Journal FK USU 1(1), 1-4.

Pexels, & Wesley, W. (2016, December 9). Sepertiga Mahasiswa Kedokteran di Dunia Mengalami Depresi. Retrieved 2 1, 2018, from www.cnnindonesia.com: https://www.cnnindonesia.com/gayahidup/20161209135047255178497/sepertiga-mahasiswa-kedokteran-di-dunia-mengalami-depresi

Poerwandari, K. E. (2011). Pendekatan Kualitatif dalam Penelitian Psikologi. Jakarta: LPSP3 Psikologi UI.

Putu Satya Pratiwi, C. B. (2016). Hubungan Antara Cemas Dan Depresi Mahasiswa Kedokteran Universitas Udayana Dengan Keinginan Dan Harapan Dari Karir Kedokteran. E-Jurnal Medika, 1-8.

Rizki, A., & Ariestiria, M. (2016). Terapi Perilaku Kognitif untuk Mengatasi Kecemasan Sosial : Studi Kasus. 2nd Psychology & Humanity, 33-36.

Sarwono, S. W. (2004). Psikologi remaja, Edisi revisi 8. Jakarta: Raja Grafindo Pustaka.

Sasri, Y. (2014). Pengembangan Pengukuran Kecemasan Sosial Menggunakan Pendekatan Implisit dengan Approach-Avoidance Task untuk Intervensi Remaja dengan Kecemasan Sosial. (Thesis tidak dipublikasikan). Jatinangor: Universitas Padjadjaran.

Segal, Z., Williams, J., & Teasdale, J. (2013). Mindfulness-based cognitive therapy for depression (2nd ed.). New York, NY, US: Guilford Press.

Shadish, W., Cook, T., & Campbell, D. (2002). Experimental And Quasi- Experimental Designs for Generalized Causal Inference. Boston: Houghton Mifflin Company.

Shaw.S, & Russel, G. (2009). A study to investigate the prevalence of social anxiety in a sample of higher education students in the United Kingdom. Journal of Mental Health, 18(3), 198–206.

Spiegler, M., & David, C. (2010). Contemporary behavior therapy. Fifth edition. USA: Wadsworth Cengange Learning.

Stein, M., Pinkerton, J., & Kelleher, J. (2000). Young people leaving care in England, Northern Ireland and Ireland. European Journal of Social Work, 3., 235-246.

Steinberg, L. (2002). Adolescence. Sixth edition. New York: McGraw Hill Inc.

Sugiyono. (2011). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Tillfors, e. a. (2008). Research Article: Treating university students with Social Phobia and Public Speaking Fears: Internet delivered self-help with or without live group exposure sessions. Atlanta: Wiley InterScience.

Vriends, N. (2013). Taijin Kyofusho and Social Anxiety and their Clinical relevance in Indonesia and Switzerland. Frontiers in Psychology 4, 1-9.

Vriends, N., Pfalts, M., Novianti, P., & Hadiyono, J. (2013). Taijin kyofusho and social anxiety and their clinical relevance in Indonesia and Switzerland. Frontiers in Psychology, Cultural Psychology, 4(3), hlm. 1-9.

Yusuf, S. (2000). Psikologi Perkembangan Anak dan Remaja. . Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Zainuddin, A. (2016, October 24). Jabarprov. Retrieved February 1, 2018, from Jabarprov: http://www.jabarprov.go.id/index.php/news/19676/2016/10/24/Jumlah-Dokter-Belum-Merata




DOI: https://doi.org/10.29313/schema.v0i0.4546

Refbacks

  • There are currently no refbacks.