PENGARUH FASILITAS KESEHATAN DAN FAKTOR SOSIO-EKONOMI TERHADAP DERAJAT KELANGSUNGAN HIDUP ANAK MELALUI PEMODELAN PERSAMAAN TERSTUKTUR

Nusar Hajarisman, Yayat Karyana, Dewi Rosiana

Abstract


Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dari fasilitas kesehatan dan faktor sosial ekonomi terhadap derajat kelangsungan hidup anak tingkat desa/kelurahan di Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat. Derajat kelangsungan hidup anak itu sendiri diukur melalui angka kematian bayi (AKB), angka kematian anak (AKA), dan status gizi anak (SGA). Oleh karena variabel-variabel yang diamati dalam penelitian ini berbentuk variabel laten, maka analisis dilakukan dengan menggunakan pemodelan persamaan terstruktur (atau dengan dikenal dengan istilah structural equation modeling, SEM). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Faktor yang memberikan pengaruh secara langsung yang terbesar terhadap derajat kelangsungan hidup anak adalah fasilitas kesehatan (dengan nilai koefisien sebesar 0.8922) sebesar 79.60%. Sedangkan dimensi faktor sosio-ekonomi memberikan pengaruh secara langsung yang relatif cukup kecil terhadap derajat kelangsungan hidup anak hanya sebesar 5.89% (nilai koefisien sebesar 0.2426). Hasil-hasil yang diharapkan dari penelitian ini nantinya dapat digunakan sebagai dasar kebijakan Pemprov Jabar dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dimasa yang akan datang.

Keywords


angka kematian bayi, angka kematian anak, pemodelan persamaan terstruktur, variabel laten.

References


Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (2009). Kajian evaluasi pembangunan sektoral: Faktor-Faktor yang mempengaruhi kelangsungan hidup anak. Jakarta: Bappenas.

Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (2010). Laporan Pencapaian Tujuan Pembangunan Milenium di Indonesia 2010. Jakarta: Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (BAPPENAS)

Badan Pusat Statistik. 2007. Survei Demografi Kesehatan Indonesia. Jakarta: BPS.

Badan Pusat Statistik. 2010. Peraturan Kepala Badan Pusat Statistik tentang Klasifikasi Pedesaan dan Perkotaan di Indonesia. Cetakan II. Jakarta: BPS.

Bollen, K. A. (1989). Structural equations with latent variables. New York: John Wiley and Son.

Filmer, D. (2003). Determinants of Health & Education Outcomes Background Note for World Development Report 2004: Making Service Work for Poor People. World Bank.

Joreskog, K. J., & Sorbom, D. (1996). LISREL 8: Users reference guide. Chicago: SSI Scientific Software International, Inc.




DOI: https://doi.org/10.29313/ethos.v0i0.1794

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Alamat Redaksi:

LPPM Unisba, Lantai 2, Jl. Purnawarman 63, Bandung 40116, Jawa Barat, (022) 4203368 , (022) 4264064. ethos.unisba@gmail.com / ethos@unisba.ac.id

 

 

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License