Konseling Adherence untuk Pengobatan Infeksi HIV/AIDS: Perlukah?

Nirmala Kesuma

Abstract


Pengobatan antiretroviral (ARV) untuk infeksi human immunodeficiency virus/acquired immunodefisiency syndrome (HIV/AIDS) adalah pengobatan seumur hidup dengan tujuan menekan replikasi HIV dalam darah, sehingga tidak terdeteksi dengan pemeriksaan laboratorium dan pada akhirnya akan memperbaiki kualitas hidup penderita. Kegagalan terapi masih sering terjadi oleh karena ketidakpatuhan (adherence) untuk minum obat ARV. Kriteria minum ARV dengan adherence yang baik harus memenuhi ketepatan waktu minum obat, dosis obat yang benar, dan jumlah pil yang harus diminum. Pengobatan dikatakan baik apabila dalam jangka waktu sebulan semua kriteria di atas mencapai 95%. Untuk memastikan adherence minum ARV diperlukan konseling sebelum mulai minum obat. Konseling meliputi edukasi, informasi, dan dukungan emosional terhadap pasien. Sejak diberlakukannya konseling adherence di Klinik Teratai, angka kematian pasien menurun dari 13,6% pada tahun 2006 menjadi 4,3% pada tahun 2009. Simpulan, hasil penelitian di Klinik Teratai RS Dr. Hasan Sadikin Bandung menunjukkan pentingnya pasien menjalani konseling adherence sebelum memulai terapi ARV.


ADHERENCE COUNSELLING FOR HIV INFECTION/AIDS TREATMENT: IS IT NECESSARY?

Anti retroviral treatment (ART) for human immunodeficiency virus (HIV) infection/acquired immunodefficiency syndrome (AIDS) is a life-long treatment with the goal of the suppression of virus replication to achieve patient improved quality of life. Unfortunatelly, number of treatment failures among patient receiving ART is still high because of poor adherence. The criteria for good adherence include taking the pills in the exact time, using exact doses and number of pills. To be considered good, the level of adherence should be more than 95% during monthly treatment. Adherence counselling is an important intervention for the patient before starting ARV treatment. Counseling provides education, information and emotional support to patients. Since adherence counseling was conducted in Teratai Clinic, the number of death was significantly decreased from 13,6% in 2000 to 4,3 % in 2009. Clinical results of studies in Teratai Clinic Dr. Hasan Sadikin Hospital Bandung shows the importance of adherence counselling before starting ARV treatment.


Keywords


Adherence; anti-retroviral (ARV); antiretroviral (ARV); ARV; counselling; konseling



DOI: https://doi.org/10.29313/gmhc.v1i1.1512


pISSN 2301-9123 | eISSN 2460-5441

Visitor since 19 October 2016:

View My Stats

Free counters!

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.