PENGARUH KOMPETENSI, INDEPENDENSI, AKUNTABILITAS, PENGALAMAN KERJA, DAN AUDIT TIME TERHADAP KUALITAS AUDIT DI BPJS KETENAGAKERJAAN

rohmat romadhon

Abstract


Sesuai amanat Undang - Undang No. 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional (UU SJSN) dan UU No. 24 Tahun 2011 tentang transformasi PT. Jaminan Sosial Tenaga Kerja (PT. Jamsostek) menjadi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJS Ketenagakerjaan). Sejak tanggal 1 Januari 2014, PT. Jamsostek telah resmi bertransformasi menjadi BPJS Ketenagakerjaan.

Banyaknya transformasi di badan BPJS Ketenagakerjaan tanpa disadari membuka celah terjadinya kecurangan ataupun eror pada masa transisi tersebut. Terhitung dari banyaknya jumlah temuan baik dari Badan Pemeriksa Keuangan – Republik Indonesia (BPK - RI) maupun pihak auditor internal sendiri dalam hal ini Satuan Pengawas Internal (SPI) mulai dari Tahun 2014 – 2017.

Suatu kewajiban bagi SPI untuk memitigasi risiko dari proses bisnis perusahaan melalui temuan setiap tahunnya, temuan yang berkualitas diharapkan dapat memitigasi hal tersebut. Pada lain sisi, banyaknya jumlah temuan BPK – RI dapat mencoreng citra SPI sebagai auditor internal karena diniilai tidak dapat memitigasi hal tersebut ketika proses audit berlangsung sebelumnya. Maka dari itu, sangatlah penting bagi auditor internal untuk memiliki kualitas pada setiap temuannya.

Penelitian ini bertujuan untuk mencari pengatuh kompetensi, independensi, akuntabilitas, pengalaman kerja dan audit time terhadap kualtias audit di BPJS Ketenagakerjaan


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License

Indexed by: