Perlindungan Hukum terhadap Perempuan dan Anak Korban Perdagangan Orang di Indramayu

Sholahuddin Harahap

Abstract


Indramayu district is faced to the problems  of  commercially  sexual exploitation that systematically involve children as the victims.  Some efforts  have actually been conducted  by the government,   society elements either the Non Government Organizations or individual, yet these did not show maximal results due to the economic and cultural factors.  This article is aimed to study the law protection toward women  and children of the victims  of criminal crime for the women and children trafficking in Indramayu district. The program conducted by Yayasan Kesejahteraan Anak Indonesia (YKAI) is one of the efforts to give protection for the children that cab support the program of Prevention of Child Trafficking for Labor and Sexual Exploitation in Indramayu district

Keywords


Child, Woman, Commercially Sexual Exploitation and Law Protection, Sosial

References


Anonim, (2004). Menyoroti Sisi Gelap Child Trafficking di Indramayu, http://www.hukumonline.com/detail.asp?id=10865&cl=Fokus, 03 Agustus .

Day. A.J. (2007). Tindak Pidana Perdagangan Orang, Seminar tentang Sosialisasi UU Pemberantasan Tindak Pidana Orang, Bandung.

Harkrisnowo. H. (2003). Laporan Perdagangan Manusia di Indonesia. Sentra HAM, UI, Jakarta. Dalam Penghapusan Perdagangan Orang (Trafficking in Persons) di Indonesia, Tahun 2004-2005, Kementerian Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat.

http://anak.i2.co.id/beritabaru/berita.asp?id=197, tanggal 18 Februari 2008

http://www.republika.co.id/koran_detail.asp?id=295520&kat_id=89, Selasa, 05 Juni 2007

Jamal. H. (2007) “Undang-undang Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang”, dalam Seminar tentang Sosialisasi UU Pemberantasan Tindak Pidana Orang, Bandung.

Irianto. A.S. (2007) Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kab Indramayu: Bergiat Memutus Mata Rantai Anak Yang Dilacurkan Oleh Orang Tuanya (AYLA), http://www.republika.co.id/koran_detail.asp?id=295520&kat_id=89, diakses pada Selasa, 05 Juni 2007

Aap, Pemerintah Belum Serius Tangani Kejahatan Trafficking.

http://www.fahmina.org/berita/loka_5.htm, MCF, 30/08/06.

Naqiyah. N. (2007) Kiprah Pesantren Menangani Korban Trafficking, http://najlah.blogspot.com/2007/02/kiprah-

Sentika. Tb, R. (2007) Deputi Kesejahteran dan Perlindungan Anak, Depkes: Jawa Barat Pemasok Korban Trafficking Tertinggi dalam http://www.republika.co.id/koran_detail.asp?id=292613&kat_id=6, diakses pada 10 Mei 2007.

Position Paper tentang Penghapusan Perdagangan Orang (Trafficking In Persons) Di Indonesia Tahun 2004-2005, Kementerian Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat, Jakarta, 2005. human_trafficking_ind.pdf




DOI: https://doi.org/10.29313/mimbar.v26i2.297

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




MIMBAR : Jurnal Sosial dan Pembangunan is licensed under  Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License