Model Pengembangan Kegiatan Keagamaan pada Ikatan Remaja Masjid (IRMA) Luqman SMA Negeri 10 Bandung

Nan Rahminawati

Abstract


Religious education is one of three compulsory subjects given to each type, path, and level of education. Implementation of religious education one of them conducted the Moslem Youth Association (IRMA) which was formed and located in the High School (SMA). IRMA plays a strategic role in conducting religious guidance because it is done in a peer-group. One of the State High School (SMA) State that set extracurricular in the field of spiritual development under the school mosque is SMA Negeri 10 Bandung. Implementation of activities carried out IRMA in SMA Negeri 10 interesting to investigate further so that it can be used as a model for the implementation of extra-curricular activities similar in other high schools. Based on the methods and techniques used in this study, the final result is obtained that: The model developed in the implementation of 11 (eleven) activities is grouped on the information processing model, social, and behavioral. Furthermore, the model of development of religious activities on IRMA Luqman SMA Negeri 10 Bandung can use Input, Process, Output.

 

Keywords: Mosque Youth Ties, extracurricular, religious activities.

 

 

Abstrak

 

Pendidikan agama merupakan salah satu dari tiga mata pelajaran wajib yang diberikan pada setiap jenis, jalur, dan jenjang pendidikan. Implementasi pendidikan agama salah satunya dilakukan Ikatan Remaja Masjid (IRMA) yang dibentuk dan  berada di lingkungan Sekolah Menengah Atas (SMA). IRMA memegang peranan strategis dalam melakukan pembinaan keagamaan, karena dilakukan secara peer-group. Salah satu Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri yang menetapkan ekstra kurikulernya dalam bidang pembinaan keagamaan di bawah Masjid sekolah adalah SMA Negeri 10 Bandung. Pelaksanaan kegiatan yang dilakukan IRMA di SMA Negeri 10 menarik untuk diteliti lebih lanjut, sehingga dapat dijadikan model dalam pelaksanaan kegiatan ekstra kurikuler serupa di SMA lainnya. Berdasarkan metoda dan teknik yang digunakan dalam penelitian ini, diperoleh hasil akhir bahwa: Model yang dikembangkan pada pelaksanaan 11 (sebelas) kegiatan dikelompokkan pada model processing information, social, dan behavioral. Selanjutnya, model pengembangan kegiatan kegamaan pada IRMA Luqman SMA Negeri 10 Bandung dapat menggunakan model Input, Proses, Output.

 

Kata kunci : Ikatan Remaja Masjid, ekstra kurikuler, kegiatan keagamaan.


Full Text:

PDF

References


Abdullah. Irwan, dkk. (2008). Agama, Pendidikan Islam, dan Tanggung Jawab Sosial Pesantren. Pustaka Pelajar, Yogyakarta.

Arief, Armay. (2005). Reformulasi Pendidikan Islam. CRSD Press, Jakarta.

Ash-Sahawwaf, Muhammad Syarif. (2003). ABG Islami; Kiat-kiat Efektif Mendidik Anak dan Remaja. Pustaka Hidayah, Bandung.

Dahlan, MD. (1990). Model-Model Mengajar: Beberapa Alternatif Interaksi Belajar-Mengajar. CV Dipenogoro, Bandung.

Daulay, Haidar Putra. (2007) Pendidikan Islam dalam Sistem Pendidikan Nasional di Indonesia. Prenada Media, Jakarta.

Departemen Pendidikan Nasional Republik Indonesia. (2003). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta

Haidar Putra Daulay. (2004). Pendidikan Islam dalam Sistem Pendidikan Nasional di Indonesia. Prenada Media, Jakarta.

Joyce, Bruce and Marsha Weil. (2011). Models of Teaching. Englewood Cliffs, New Jersey.

Lickona, Thomas. (2012). Educating for Character: How Our Schools Can Teach Respect and Responsibility. Alih bahasa: Juma Abdu Wamaungo, Bumi Aksara. Jakarta.

Lincoln,I.S dan Guba, E.G. (1985). Naturalistic Inquery. Sage Publishing Inc, London.

Majid, Abdul dan Dian Andayani. (2004). Pendidikan Agama Islam Berbasis Kompetensi: Konsep dan Implementasi Kurikulum 2004. PT Remaja Rodsakarya, Bandung.

Mulyasa, E.. (2012). Manajemen Pendidikan Karakter. Bumi Aksara, Jakarta.

Munjih Nasih, Ahmad dan Nur Kholidah, Lilik. (2009). Pendidikan Agama Islam: Metode dan Teknik Pembelajaran. PT.Refika Aditama, Bandung.

Nasution, S. (1988). Metode Penelitian Naturalistik Kualitatif. Tersito, Bandung.

Rahminawati, Nan. (2010). Model Optimalisasi Pemberdayaan Perempuan Muslimah: Suatu Penyadaran ke Arah Eksistensinya. Fakultas Tarbiyah, Univrsitas Islam Bandung.

_______________. (2015). Model-Model Mengajar. Fakultas Tarbiyah, Universitas Islam Bandung.

Rahmawati. (2012). Blogspot: Pembinaan Keagamaan di Sekolah. 14/9/2012.

Ramayulis. (2006). Ilmu Pendidikan Islam. Kalam Mulia, Jakarta.

RC, Bogdan dan Biklen SK. (1982). Quialitative Research for Education. Allyn and Bacon Inc, Boston.




DOI: https://doi.org/10.29313/tjpi.v6i2.4629

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Editorial Office:

Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Islam Bandung. 

Jln. Tamansari No. 24-26 - Lt. 2 Tel. 022-4203368 Ext. 7301-7302-7385 Fax - 4201897 Bandung 40116 - Phone/WhatsApp: 0878-2048-5914

Creative Commons License
Ta’dib : Jurnal Pendidikan Islam is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

 

 Web Analytics

View My Stats