PERSPEKTIF KYAI PONDOK PESANTREN SALAF DI JAWA TENGAH MENGENAI ZAKAT BERFUNGSI SEBAGAI PENGURANG PAJAK PENGHASILAN

Nur Rofiq, Wahyu Prabowo

Abstract


Abstract

Paying alms is an obligation for Moslem who has completed the requirement and pillars. While paying income tax (PPh) is an obligation for Moslem as citizens. Therefore, Moslem bear double taxes that have to be paid. Does this research aim to prove how is the perspective of Kyai of Salaf’s Islamic Boarding School in Central Java relates to alms which has function to decrease the income tax? This research uses descriptive-qualitative. The respondents are Kyai of Salaf’s Islamic Boarding School in Central Java. The data collected through observation, interviews, and documentation. Data analysis uses synthesis descriptive method. This research shows the perspective of Kyai of Salaf’s Islamic Boarding School in Central Java generally agree that the paid of alms by Moslem through BAZNAS (National Alms Agency) has a function to decrease the income tax (PPh), because the alms of profession or income can be for all professionalism skills or job, the job can be in individual or group or other organizations that have halal income and already have reached minimum, so they have to pay the alms (nishab). Meanwhile the almsgiving distribution, better it is diverted from something consumptive to productive. Then the management of almsgiving uses transparent, accountable, and professional management.

 

Keywords: Kyai of Salaf’s Islamic Boarding School; Alms; Income Tax.

 

Abstrak

Membayar zakat merupakan kewajiban bagi umat Islam yang sudah memenuhi syarat dan rukunnya. Sedangkan membayar Pajak Penghasilan (PPh) merupakan kewajiban umat Islam sebagai warga negara . Dengan demikian, umat Islam menanggung beban ganda (double tax) yang wajib dilaksanakan. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan bagaimana Perspektif Kyai Pondok Pesantren Salaf di Jawa Tengah Mengenai Zakat Berfungsi Sebagai Pengurang Pajak Penghasilan? Penelitian ini memakai metode deskriptif kualitatif. Responden penelitiannya Kyai Pondok Pesantren Salaf di Jawa Tengah. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Untuk menganalisis data digunakan metode deskriptif sintesis. Penelitian ini menunjukkan bahwa secara umum perspektif Kyai Pondok Pesantren Salaf di Jawa Tengah sepakat jika zakat yang dibayarkan oleh umat Islam lewat BAZNAS dapat berfungsi sebagai pengurang Pajak Penghasilan (PPh), karena zakat profesi atau penghasilan merupakan zakat yang dapat dikenakan kepada setiap keahlian tertentu atau pekerjaan tertentu yang sifatnya profesionalitas, bisa juga pekerjaan tersebut dikerjakan secara sendiri atau dilakukan secara bersama-sama maupun lembaga lain yang dapat menghasilkan pendapatan yang halal serta sudah mencapai tenggat minimal, maka berkewajiban mengeluarkan zakat (nishab). Sedangkan penyaluran zakat sebaiknya dialihkan dari bentuk konsumtif ke dalam bentuk produktif. Serta pengelolaan zakat menggunakan manajemen zakat yang transparan, akuntabel dan profesional.

 

Kata Kunci: Kyai Ponpes Salaf, Zakat; PPh.


Full Text:

PDF

References


Arifin, I. (1993). Kepemimpinan Kyai Kasus Pondok Pesantren Tebuireng. Malang: Kalimasahada Press.

Doa, M. J. (2008). Membangun Ekonomi Umat melalui Pengelolaan Zakat Harta, Pengumpulan Zakat dengan Sistem Administrasi perpajakan, Menghindari Pungutan Double Zakat dan Pajak. Ciputat: Nuansa Madani.

Hasbullah. (2001). Sejarah Pendidikan Islam di Indonesia. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Kemendikbud. (2018). Kamus Besar Bahasa Indonesia Edisi Kelima (KBBI V). KBBI Online.

Mas’ud, M. F. (2010). Pajak Itu Zakat: Uang Allah untuk Kemaslahatan Rakyat. Bandung: Mizan Media Utama.

Moleong, L. J. (2017). Metodologi Penelitian Kualitatif (Edisi Revisi). Bandung: Remaja Rosda Karya.

Mulkhan, A. M. (2003). Menggagas Pesantren Masa Depan. Yogyakarta: Qirtas.

Sabiq, S. (2013). Fiqih Sunnah. In Jilid 4, Cetakan II. Jakarta: Tinta Abadi Gemilang.

Sartika, M. (2008). Pengaruh Pendayagunaan Zakat Produktif terhadap Pemberdayaan Mustahiq pada LAZ Yayasan Solo Peduli Surakarta. La_Riba, II(No. 1), 75–89. https://doi.org/10.20885/lariba.vol2.iss1.art6

UU 38 Tahun 1999 tentang zakat bisa berfungsi sebagai Pengurang Pajak Penghasilan (PPh). (n.d.). Retrieved from https://www.hukumonline.com/pusatdata/detail/28418/nprt/1011/uu-no-36-tahun-2008-perubahan-keempat-atas-undang-undang-nomor-7-tahun-1983-tentang-pajak-penghasilan

UU No. 36 Tahun 2008 tentang Perubahan Keempat atas UU No. 7 Tahun 1983 tentang Pajak Penghasilan. (n.d.). Retrieved from https://www.hukumonline.com/pusatdata/detail/28418/nprt/1011/uu-no-36-tahun-2008-perubahan-keempat-atas-undang-undang-nomor-7-tahun-1983-tentang-pajak-penghasilan




DOI: https://doi.org/10.29313/tjpi.v8i2.5226

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Editorial Office:

Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Islam Bandung. 

Jln. Rangga Gading No. 8 - PO BOX 1357 Tel. 022-4203368 ext. 125-124 Fax - 4201897 - Bandung 40116. 

Creative Commons License
Ta'dib: Jurnal Pendidikan Islam is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

 

 Web Analytics

View My Stats