Penyerahan

Penyerahan Online

Sudahkah memiliki nama pengguna dan kata sandi untuk Jurnal Integrasi Kesehatan & Sains?
Ke Login

Butuh nama pengguna dan kata sandi?
Ke registrasi

Registrasi dan login dibutuhkan untuk memasukkan naskah dan kelengkapannya secara online dan untuk mengecek status naskah saat ini.

 

Petunjuk Penulis

Jurnal Integrasi Kesehatan & Sains (JIKS) adalah jurnal yang memublikasikan artikel ilmiah kedokteran dan kesehatan yang terbit setiap 6 (enam) bulan. Artikel berupa penelitian asli, laporan kasus, studi kasus, dan kajian pustaka yang perlu disebarluaskan dan ditulis dalam bahasa Indonesia dengan memperhatikan Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia.
     Naskah yang dikirim adalah naskah yang belum pernah dipublikasikan dan penulis harus memastikan bahwa semua penulis pembantu sudah menyetujui dengan menandatangani surat pernyataan di atas meterai. Naskah itu merupakan naskah asli terbebas dari masalah plagiarisme. Bilamana diketahui naskah tersebut sudah dimuat pada jurnal atau terbitan yang lain maka naskah tersebut akan dianulir. Semua naskah akan dibahas oleh pakar dalam bidang keilmuan yang bersangkutan (peer reviewer) dan akan diedit oleh editor. Editor berhak menambah atau mengurangi kalimat, baik pada abstrak dan naskah tanpa mengubah arti. Naskah yang diterima untuk dipublikasikan menjadi hak milik penerbit dan tidak diperkenankan dipublikasikan di media lain. Naskah yang perlu diperbaiki akan dikembalikan kepada penulis. Naskah yang merupakan hasil penelitian harus disertai dengan persetujuan oleh komisi etik penelitian atau mempertimbangkan aspek etika penelitian yang dapat dipertanggungjawabkan.

 

Petunjuk Untuk Penulis

Penulis yang ingin memasukkan naskah harus memperhatikan poin-poin di bawah ini. Jika naskah tidak sesuai dengan persyaratan yang telah dicantumkan, ada kemungkinan naskah tersebut akan dikembalikan.

  1. Penulisan Naskah
    Naskah harus diketik pada kertas putih dengan ukuran A4 (21,0×29,7 cm) dengan sembir (margin) kiri dan atas 4 cm; bawah dan kanan 3 cm, tidak bolak-balik. Panjang naskah 10–20 halaman (termasuk gambar, tabel, foto, dan daftar pustaka). Setiap halaman diberi nomor yang diketik di halaman bawah kanan, berurutan dimulai dari halaman judul sampai halaman terakhir. Huruf adalah Georgia hitam dengan fon 12, diketik justified kecuali judul dengan jarak 2 spasi dengan format Microsoft Word 2007. Pengetikan paragraf baru 1 sentimeter dari tepi kiri baris, kecuali paragraf pertama tidak diketik menjorok ke dalam. Dalam satu naskah hanya dipergunakan satu bahasa (kecuali abstrak bahasa Indonesia ditulis juga judul dan abstrak dalam bahasa Inggris) secara ajeg tidak ada campuran antara bahasa Indonesia dan bahasa Inggris ataupun bahasa lainnya. Istilah dalam bahasa asing atau bahasa daerah yang tidak dapat diterjemahkan ke bahasa Indonesia diketik miring.
         Judul tabel diketik center, fon 10, bold, huruf awal setiap kata ditulis dengan huruf kapital, kecuali kata penyambung. Judul diberi nomor urut dan ditulis di atas tabel. Contoh: Tabel 3 Resistensi Neisseria gonorrhoeae terhadap 8 Jenis Antimikrob pada 20 Spesimen. Tabel, garis pembatas vertikal tidak ada, dan garis pembatas horizontal 3 buah. Tabel dibuat berurutan dan diketik dengan jarak 2 spasi dari teks.  Penjelasan dan singkatan tabel ditempatkan pada keterangan tabel, bukan pada judul tabel. 
         Judul gambar diketik center, font 10, bold, diberi nomor urut sesuai pemunculan dalam teks, dan diketik di bawah gambar. Sumber gambar dan atau tabel yang dikutip harus dicantumkan apabila bukan merupakan hasil karya penulis sendiri.
         Gambar (grafik, diagram, dan foto) serta tabel selain dicantumkan pada tempatnya, juga dapat dibuat terpisah di halaman lain dari teks dengan kualitas ketajaman dan kehitaman yang memadai. Jumlah tabel dan atau gambar maksimal 6 buah. Foto dikirimkan dalam format hitam putih kilat (glossy) atau berwarna bila diperlukan, ukuran minimum 3R (9×13,5 cm).
         Alamat korespondensi ditulis sebagai footnote di halaman pertama yang berisi nama lengkap dengan gelar/sebutan profesi, institusi, alamat, nomor telepon, faksimile, HP, dan e-mail.

  2. Isi dan Format Naskah
    1. Artikel penelitian
        Naskah penelitian asli dalam bidang kedokteran dasar atau terapan dan kesehatan. Format artikel terdiri atas Judul (bahasa Indonesia dan Inggris), Abstrak (bahasa Indonesia) dan (bahasa Inggris), Pendahuluan, Metode, Hasil dan Pembahasan, Simpulan, Ucapan Terima Kasih, dan Daftar Pustaka.

    2. Laporan kasus

    3. Studi kasus

    4. Metaanalisis

  3. Judul Naskah
    Judul naskah maksimal terdiri atas 20 kata (pilih kata dan istilah yang padat makna dan mampu mencirikan keseluruhan isi naskah). Diketik dengan huruf bold, fon 12 pt, satu spasi, huruf awal setiap kata ditulis dengan huruf kapital (kecuali kata penyambung), dan center. Baris kepemilikan terdiri atas 2 unsur, nama pengarang dan institusi asal. Nama penulis dimulai dengan huruf awal kapital, bold, fon 11 pt, satu spasi, dan center. Urutan nama penulis, yaitu: pertama adalah kontributor utama dalam penulisan naskah dan terakhir adalah kontributor utama dalam penelitian. Nama lembaga dimulai dengan huruf awal kapital, fon 10 pt, satu spasi, dan center, serta penomoran sesuai afiliasi urutan penulis.

  4. Abstrak
    Abstrak diketik menggunakan fon 12 pt dan satu spasi. Abstrak ditulis satu paragraf dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris (maksimal 250 kata) harus menggambarkan seluruh isi artikel dan sesuai dengan format IMRAD (Introduction, Methods, Results, and Discussion). Abstrak dilengkapi dengan kata kunci yang terdiri atas 3–5 kata dan diurutkan sesuai abjad serta dipisahkan dengan tanda koma.

  5. Pendahuluan
    Pendahuluan ditulis secara ringkas untuk merangsang minat pembaca mencakup seluruh informasi yang diperlukan. Pada akhir pendahuluan ditulis tujuan penelitian.

  6. Metode
    Metode memuat bahan yang diteliti dan cara diuraikan singkat sesuai dengan urutan pengoperasiannya serta lokasi dan waktu penelitian. Jelaskan metode statistik secara rinci. Pertimbangan masalah etik dicantumkan dan bila protokol telah disetujui oleh komisi etik penelitian dengan mencantumkan nomor persetujuan etik (ethical approval) dan nama komisi etik penelitiannya.

  7. Hasil dan Pembahasan
    Hasil merupakan inti tulisan ilmiah. Bagian ini menyuguhkan data dan informasi yang ditemukan yang akan dipakai sebagai dasar penyimpulan bahkan diharapkan didapatkan teori baru. Pada hasil dicantumkan tabel dan atau gambar, grafik, foto untuk memperjelas dan mempersingkat uraian yang harus diberikan; diberi nomor sesuai dengan pemunculannya dalam teks.
         Pembahasan artikel mengungkapkan, menjelaskan, dan membahas hasil penelitian dengan analisis yang sesuai dengan rancangan penelitian, penafsiran, serta penjelasan sintesisnya. Dibandingkan juga hasil yang didapat  dengan hasil penelitian orang lain sebelumnya.

  8. Simpulan
    Simpulan disampaikan sesuai dengan hasil yang diperoleh dan ditulis secara singkat dan jelas dalam satu paragraf.

  9. Ucapan Terima Kasih
    Ucapan terima kasih bila perlu dapat diberikan kepada perorangan dan lembaga atau institusi yang terlibat dalam penelitian.

  10. Daftar Pustaka
    Daftar pustaka ditulis sesuai dengan aturan penulisan sistem Vancouver, diberikan nomor urut yang sesuai dengan pemunculan dalam artikel. Cantumkan semua nama penulis bila tidak lebih dari 6 orang; bila lebih dari 6 penulis, tulis 6 penulis pertama diikuti dengan dkk. Rujukan yang dicantumkan dalam artikel adalah rujukan yang dianggap paling penting dan diupayakan dari penerbitan jurnal/buku maksimal 35 rujukan paling lama 10 tahun terakhir. Rujukan harus diupayakan dari kepustakaan primer 75% dan kepustakaan sekunder sebanyak 25%. Hindarkan rujukan berupa komunikasi secara pribadi (personal communication) kecuali untuk informasi  yang tidak mungkin diperoleh dari sumber umum. Cantumkan nama sumber, tanggal komunikasi, izin tertulis, dan konfirmasi ketepatan sumber komunikasi.

    Contoh Cara Menulis Daftar Pustaka
    Jurnal

    Theodoridou K, Vasilopoulou VA, Katsiaflaka A, Theodoridou MN, Roka V, Rachiotis G, et al. Association of treatment for bacterial meningitis with the development of sequelae. Intern J Infect Dis. 2013;17(9):e707–13.

    Zhang B, Kunde D, Tristram S. Haemophilus haemolyticus is infrequently misidentified as Haemophilus influenzae in diagnostic specimens in Australia. Diagn Microbiol Infect Dis. 2014;80(4):272–3.

    Buku dan Monograf Lain
    Penyunting sebagai Penulis

    Nriagu J, penyunting. Encyclopedia of enviromental health. Michigan: Elsevier BV; 2011.

    Organisasi sebagai Penulis
    World Health Organization (WHO). Guideline: neonatal vitamin A supplementation. Geneva: WHO Press; 2011.

    Bab dalam Buku
    Miller LG. Community-associated methicillin resistant Staphylococcus aureus. Dalam: Weber JT, penyunting. Antimicrobial resistance. Beyond the breakpoint. Basel: Karger; 2010. hlm. 1–20.

    Prosiding Konferensi
    Nicholai T. Homeopathy. Proceedings of the Workshop Alternative Medicines; 2011 November 30; Brussels Belgium. Belgium: ENVI; 2011.

    Artikel Jurnal dari Internet
    King P. Haemophilus influenzae and the lung (Haemophilus and the lung). Clin Transl Med. 2012;1:10 [diunduh August 15, 2015]. Tersedia dari: https://clintransmed.springeropen.com/articles/10.1186/2001-1326-1-10.

  11. Pengiriman Naskah
    Pengiriman naskah artikel dan korespondensi dengan dewan redaksi dilakukan secara online. Hal ini dapat dilihat dari http://ejournal.unisba.ac.id/index.php/ijks dengan mengikuti langkah-langkah yang sudah disediakan.

 

Pemberitahuan Hak Cipta

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

 

Pernyataan Privasi

Nama dan alamat e-mail yang dimasukkan di situs web jurnal hanya akan digunakan untuk tujuan yang disebutkan, tidak akan disalahgunakan untuk tujuan lain atau untuk pihak lain.