Efek Gizi Lebih terhadap Fungsi Paru pada Anak Asma

Muhammad Ridho Grahadinta, Ferry Achmad Firdaus Mansoer, Lisa Adhia Garina

Sari


Asma merupakan salah satu penyakit tidak menular kronik dari saluran pernapasan paru yang menyebabkan inflamasi dan penyempitan. Asma sering berhubungan dengan gizi lebih dalam pengembangan maupun memperparah penyakit asma. Perubahan pola pernapasan pada penderita gizi lebih dapat menyebabkan volume paru menurun diakibatkan oleh perubahan pada otot polos dan fungsi pernapasan. Penelitian ini bertujuan menganalisis efek gizi lebih terhadap fungsi paru pada anak dengan asma. Penelitian ini menggunakan studi observasional analitik dengan rancangan penelitian kasus kontrol. Variabel bebas dihubungkan dengan variabel terikat dengan analisis statistik uji chi-square. Data diperoleh dengan melakukan wawancara menggunakan kuesioner ISAAC untuk menentukan diagnosis asma anak. Selanjutnya, dilakukan penilaian fungsi paru langsung menggunakan spirometri serta mengukur tinggi badan menggunakan mikrotoa dan berat badan menggunakan timbangan yang hasilnya dirujuk pada grafik Z score WHO untuk mengukur indeks massa tubuh. Penelitian ini dilakukan di SMPN 1 dan SMPN 9 Kota Bandung periode 1 April–25 Mei 2018. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa anak asma dengan gizi lebih mempunyai risiko restrictive ventilatory defect lebih besar 3,4 kali dibanding dengan anak asma dengan gizi normal (OR:3,4; IK95%: 1,4–8,5; p=0,014). Simpulan, anak asma dengan gizi lebih mempunyai efek restrictive ventilatory defect lebih banyak dibanding anak asma dengan gizi normal.

 

THE EFFECT OF OVERNUTRITION ON LUNG FUNCTION IN ASTHMATIC CHILDHOOD

Asthma is a chronic non-communicable disease of the pulmonary respiratory tract which causes inflammation and constriction. Asthma is often associated with overnutrition in developing or exacerbate asthma. Changes in respiratory patterns in patients with overnutrition can cause lung volume caused by smooth muscle disorders and respiratory function. This study aims to analyze the effects of overnutrition on lung function in children with asthma. This study used observational analytic studies with case control research designs. The independent variable varies with the chi-square test statistical analysis. Data were obtained by conducting interviews using the ISAAC questionnaire to determine the diagnosis of childhood asthma. Furthermore, knowing lung function directly using spirometry also measured height by mikrotoa and weight by the scales that are being referred to the WHO Z score to measure body mass index. This research was conducted at SMPN 1 and SMPN 9 in Bandung City period 1 April–25 May 2018. The results of this study showed that asthmatic children with overnutrition have a 3.4 times greater restrictive ventilatory defect risk than asthmatic children with normal nutrition (OR:3.4, 95%CI: 1.4–8.5, p=0.014). Conclusion, asthmatic children with overnutrition have more restrictive ventilatory defect effects than asthmatic children with normal nutrition.

Kata Kunci


Anak; asma; fungsi paru; gizi lebih; asthma; children; lung function; overnutrition

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


World Health Organization. Asthma. 31 August 2017 [diunduh 15 November 2017]. Tersedia dari: http://www.who.int/en/news-room/fact-sheets/detail/asthma.

Wong GWK, Leung TF, Ko FWS. Changing prevalence of allergic diseases in the Asia-Pacific region. Allergy Asthma Immunol Res. 2013;5(5):251–7.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Profil kesehatan Indonesia tahun 2013. Jakarta: Kemenkes RI; 2014.

Boulet LP. Influence of obesity on the prevalence and clinical features of asthma. Clin Invest Med. 2008 Dec 1;31(6):E386-90.

Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Riset kesehatan dasar (Riskesdas) Jakarta: Badan Litbang Kesehatan, Kemenkes RI; 2013.

Lestary H, Susyanty AL, Hermawan A, Yuniar Y, Sari ID, Rosita, dkk. Pokok-pokok hasil riset kesehatan dasar Provinsi Jawa Barat tahun 2013. Jakarta: Badan Litbang Kesehatan, Kemenkes RI; 2013.

Supriyatno B, Kartasismita CB, Setyanto DB, Yani FF, Nataprawira HMD, Setiawati L, dkk. Pedoman nasional asma anak. Edisi ke-2. Jakarta: UKK Respirologi PP IDAI. 2004.

Amanda G. Obesitas dan asma. CDK. 2012;39(1):36–7.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.