Perbandingan Daya Tolak Ekstrak Etanol Daun Pandan Wangi (Pandanus amaryllifolius) dan Kayu Manis (Cinnamomum verum) terhadap Nyamuk Aedes aegypti

Athaya Desira Tabriz, Tinni Rusmartini, Dadi S. Argadiredja

Sari


Demam Berdarah Dengue (DBD) telah menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia. Salah satu cara pencegahan penyakit DBD adalah pengendalian vektor untuk memutus mata rantai penularan penyakit DBD. Selama ini yang dilakukan oleh masyarakat untuk menghindari gigitan dari nyamuk adalah menggunakan anti nyamuk yang mengandung N,N-dietil-metoluamida (DEET) yang dapat menimbulkan efek yang tidak diinginkan oleh penggunanya. Repellent berasal dari tumbuhan dapat digunakan sebagai alternatif yang lebih aman seperti daun pandan wangi dan kayu manis. Tujuan penelitian ini adalah membandingkan daya tolak ekstrak etanol daun pandan wangi (Pandanus amaryllifolius) dan ekstrak etanol kayu manis (Cinnamomum verum) terhadap nyamuk Aedes aegypti. Metode penelitian ini adalah eksperimental laboratorium. Subjek penelitian adalah 300 nyamuk Aedes aegypti yang diberi perlakuan ekstrak etanol daun pandan wangi dan kayu manis dengan konsentrasi masing-masing 10%, 20%, 30%, 40%, dan satu kontrol negatif. Pengujian dilakukan dengan tiga kali pengulangan. Data dianalisis dengan uji Kruskal-Wallis untuk ekstrak daun pandan wangi dan uji one-way ANOVA untuk ekstrak kayu manis. Perbandingan daya tolak ekstrak daun pandan wangi dan kayu manis dianalisis memakai uji Mann-Whitney. Hasil penelitian menunjukkan terdapat daya tolak ekstrak daun pandan wangi (p=<0,039) dengan 40% sebagai konsentrasi paling efektif, ekstrak kayu manis memiliki daya tolak namun perbedaan konsentrasi uji tidak signifikan (p=0,212), perbandingan daya tolak ekstrak daun pandan wangi dan kayu manis tidak bermakna (p=0,297). Dapat disimpulkan secara klinis daya tolak ekstrak daun pandan wangi dan kayu manis paling efektif pada konsentrasi 40%, meskipun secara statistik perbandingan daya tolak ekstrak daun pandan wangi dan kayu manis tidak bermakna.

Kata Kunci


Aedes aegypti; Cinnamomum verum; Pandanus amaryllifolius



DOI: https://doi.org/10.29313/jiks.v1i2.4336

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


ISSN: 2656-8438