Gambaran Postur Kerja dan Keluhan Muskuloskeletal pada Pegawai Tata Laksana di Universitas Islam Bandung

Luthfianisa Rayyani, Yuniarti Yuniarti, Caecielia Wagiono, Susan Fitriyana, Budiman Budiman

Sari


Ketidaksesuaian faktor ergonomi akan mengakibatkan kesalahan dalam postur kerja dan umumnya disertai gejala Musculoskeletal Disorder yang merupakan gangguan pada sendi, otot, tendon, kerangka, tulang rawan, ligamen, dan syaraf yang umumnya berupa rasa nyeri. Tujuan penelitian untuk mengetahui gambaran postur kerja dan keluhan muskuloskeletal pada pegawai tata laksana di Universitas Islam Bandung. Jenis penelitian merupakan observasional deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Subjek penelitian sebanyak 50 orang pegawai tata laksana di Universitas Islam Bandung yang berada di bawah naungan Kopsyakardos dan sudah bekerja lebih dari 1 tahun. Sampel penelitian diambil dengan cara melakukan observasi dengan mengggunakan Employee Rapid Entire Body Assessment (REBA) working sheet untuk menilai postur kerja, kemudian melakukan pengisian kuesioner dengan menggunakan Nordic Body Map (NBM) untuk menilai keluhan muskuloskeletal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar postur kerja responden berada pada kelompok risiko sedang sebanyak 39 orang (78%), kelompok risiko tinggi sebanyak 6 orang (12%), dan kelompok risiko rendah sebanyak 5 orang (10%). Keluhan muskuloskeletal paling banyak mengeluh sakit pada bahu kanan, bahu kiri, dan pinggang. Kesalahan postur kerja yang tidak sesuai dengan kaidah ergonomi, dilakukan secara berulang-ulang, dan dalam jangka waktu yang lama akan menimbulkan keluhan muskuloskeletal.

Kata Kunci


Musculoskeletal disorder; NBM; nordic body map; postur kerja; rapid entire body assessment; REBA; work posture

Teks Lengkap:

PDF


DOI: https://doi.org/10.29313/jiks.v2i1.4342

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


ISSN: 2656-8438

 

Flag Counter