Fraksi Jahe Gajah Memengaruhi Mikrostruktur Epikardium dan Dinding Arteri Koroner pada Hewan Model Sindrom Metabolik

Sara Shafira, Maya Tejasari, Wida Purbaningsih

Sari


Penyakit jantung koroner (PJK) merupakan penyebab kematian utama di dunia. Satu dari seluruh faktor risiko utama penyakit jantung adalah karena dislipidemia. Dislipidemia merupakan kondisi awal sindrom metabolik yang dapat menyebabkan coronary atherosclerosis dan penebalan epikardium. Jahe gajah memiliki komponen polyphenol yang dapat melawan stres oksidatif serta memiliki efek antihiperkolesterolemia dan antiaterogenik. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh fraksi jahe gajah terhadap ketebalan epikardium dan gambaran dinding arteri koroner. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratorium murni in vivo dengan 24 mencit jantan tua (50–60 minggu) galur Swiss Webster yang terbagi menjadi satu kelompok kontrol dan tiga kelompok perlakuan yang diberi fraksi etil asetat jahe gajah secara per oral selama 27 hari dengan konsentrasi yang berbeda. Kemudian, subjek dikorbankan untuk diambil organ jantung dan dilakukan pembuatan sediaan histologis dengan pewarnaan hematoxylin eosin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa epikardium kelompok perlakuan lebih tipis dibanding dengan kelompok kontrol, sedangkan dinding arteri koroner kelompok perlakuan menunjukkan bentuk bulat tanpa kolaps dibanding dengan dinding arteri koroner kelompok kontrol. Hasil ini membuktikan sifat antihiperkolesterolemia dan antiaterogenik dari zat yang terkandung pada jahe gajah. Simpulan, fraksi jahe gajah memengaruhi lapisan epikardium dan arteri koroner pada hewan model sindrom metabolik.

Kata Kunci


Arteri koroner; cardiovascular disease; coronary artery; dislipidemia; dyslipidemia; epicardial layer; epikardium; ginger; jahe gajah, penyakit jantung koroner

Referensi


Mozaffarian D, Benjamin Emilia J, Go Alan S. Heart disease and stroke statistics-2016 Update. AHA J. 2016;133:e38–e60.

Kemenkes RI. Info Datin Pusat Data dan informasi Kementrian Kesehatan RI. Jakarta: Kemenkes RI; 2014.

Tsukinoki R, Murakami Y. Non-communicable disease epidemic: epidemiology in action (EuroEpi 2013 and NordicEpi 2013): Aarhus, Denmark from 11 August to 14 August 2013. Eur J Epidemiol. 2013 Aug;28 Suppl 1:S5–270.

Horton R. Non-communicable diseases: 2015 to 2025. Lancet. 2013;381(9866):509–10.

Kaur J. Assessment and screening of the risk factors in metabolic syndrome. Med Sci. 2014;2(3):140–52.

Rafieian-Kopaei M, Setorki M, Doudi M, Baradaran A, Nasri H. Atherosclerosis: process, indicators, risk factors and new hopes. Int J Prev Med. 2014;5(8):927–46.

Killer H. Part II Anti Ischemic Drugs. 2013.

Weiss P, Ritz R. Analgesic effect and side-effects of buprenorphine in acute coronary heart disease. A randomized double-blind comparison with morphine. Anasth Intensivther Notfallmed. 1988;23(6):309–12.

Attokaran M. Ginger. Natural food flavors and colorants. New Jersey: John Wiley & Sons Ltd; 2011.

Pilerood SA, Prakash J. Chemical composition and antioxidant properties of ginger root (Zingiber officinale). J Med Plant Res. 4(24):2674–9.

Alqasoumi SI. Quantification of 6-gingerol in Zingiber officinale extract, ginger-containing dietary supplements, teas and commercial creams by validated HPTLC densitometry. Fabad J Pharmaceut Sci. 2009;34(1):33–42.

Nicoll R, Henein MY. Ginger (Zingiber officinale Roscoe): a hot remedy for cardiovascular disease? Int J Cardiol. 2009;131(3):408–9.

Yulianti AB, Rahmawaty I. Efek proteksi campuran ekstrak bawang putih, jahe gajah dan lemon terhadap kadar kolesterol total darah pada tikus tua yang terpapar diet tinggi lemak. Prosiding SNaPP2017 Kesehatan. 2017;3(1):215–21.

Baixeras SS, Ganella CL, Lucas G, Elosua R. Pathogenesis of coronary artery disease: Focus on genetic risk factors and identification of genetic variants. Appl Clin Genet. 2014;7:15–32.

Gharipour M, Asadi-Samani M. The protective effects of ginger on the development of coronary atherosclerosis: An experimental animal study. Der Pharm Lett. 2016;8(3):105–9.




DOI: https://doi.org/10.29313/jiks.v1i2.4353

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


ISSN: 2656-8438