PENENTUAN PARAMETER TERMODINAMIKA PEMBENTUKAN KOMPLEKS INKLUSI IBUPROFEN-β-SIKLODEKSTRIN DAN PENGARUH KONSENTRASI BETASIKLODEKSTRIN TERHADAP KELARUTAN IBUPROFEN

Fitrianti Darusman, Tia Aulia Silvianti, Budi Prabowo Soewondo

Abstract


Ibuprofen merupakan turunan asam propionat bersifat analgetik yang mempunyai daya antiinflamasi dan termasuk ke dalam Biopharmaceutic Classification Systems (BCS) kelas II yang mempunyai kelarutan praktis tidak larut dalam air dimana laju pelepasan ibuprofen menjadi penentu absorbsi obat. Salah satu upaya untuk meningkatkan kelarutan ibuprofen yaitu dengan pembentukan kompleks inklusi menggunakan β-siklodekstrin. β-siklodekstrin merupakan turunan siklodekstrin yang paling ekonomis dan non toksik saat diberikan secara oral serta ukuran rongganya sesuai untuk banyak obat. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan parameter termodinamika (ΔH, ΔG dan ΔS) dan pengaruh konsentrasi β-siklodekstrin terhadap kelarutan ibuprofen berdasarkan harga tetapan stabilitas kompleks pada proses pembentukan kompleks inklusi ibuprofen-β-siklodekstrin. Pembentukan kompleks inklusi antara ibuprofen dengan β-siklodekstrin dilakukan pada 2 kondisi pH yaitu dapar sitrat pH 5,2 dan dapar fosfat pH 7,2 serta 3 kondisi suhu yaitu 32°, 37°, dan 42°C. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ibuprofen dapat berinteraksi dengan β-siklodekstrin membentuk kompleks inklusi. Interaksi yang terjadi pada pH 5,2 dan 7,2 berlangsung secara eksotermik (ΔH<0), proses terjadi secara spontan (ΔG negatif) dan terjadi penurunan ketidakteraturan sistem (ΔS negatif) serta kelarutan ibuprofen meningkat dengan meningkatnya kadar β-siklodekstrin dimana harga tetapan stabilitas kompleks pada pH 5,2 sebesar 297,012 M-1 lebih besar dari pada pH 7,2 sebesar 50,137 M-1.

Kata kunci : 


Keywords


ibuprofen, β-siklodekstrin, kompleks inklusi, termodinamika.

References


Anonymous. (2017). The United States Pharmacopeia, Edition 41th NF 36. United States of America, (1), 2109.

Challa R, Ahuja A, Ali J, & Khar RK. (2005). Cyclodextrins in Drug Delivery : An Updated Review. AAPS Pharmaceutical Science Technology, 6(2).

Isadiartuti D, & Martohardjo S. (2007)a. Pengaruh senyawa hidroksipropil-β-siklodekstrin terhadap kelarutan fenobarbital. Majalah Farmasi Indonesia, 11(4), 205-208.

Isadiartuti D, & Martohardjo S. (2007)b. Termodinamika pembentukan kompleks inklusi fenobarbital-hidroksipropil-β-siklodekstrin. Majalah Farmasi Indonesia, 18(22), 57-62.

Isadiartuti D, & Martohardjo S. (2000). Pengaruh senyawa hidroksipropil-β-siklodekstrin terhadap kelarutan Fenobarbital. Majalah Farmasi Indonesia. 11(4), 205-208.

Khan AN, & Durakshan M. (2013). Cyclodextrin: An Overview. IJBIO. 02(06), 858-865.

Kurdi M, & Karam R. (2015). Biowaivers : Criteria and Requirements, Ministry Of Public Health (MOPH), 1-8.

Rowe RC, Sheskey PJ, & Quinn ME. (2009). Handbook of Pharmaceutical Excipients, 6th Edition, USA, Phamaceutical Press.

Sinko PJ. (2011). Farmasi Fisika & Ilmu Farmasetika Martin Edisi 5, alih bahasa, Joshita Djajadisastra, Amalia H. Hadinata, EGC, Jakarta.

Shewale BD, Fursule RA, & Sapkal NP. (2008). Effect of pH and Hydoxypropyl-β-Cyclodextrin on Solubility and Stability of Glicazide. International Journal and Health Research, 1(2), 95-99.

Shimpi S, Chauhan B, & Shimpi P. (2005). Cyclodextrin Application in Different Routes of Drug Administration, Acta Pharm, 55, 139-155.

Sweetman SC. (2009). Martindale : The Complete Drug Reference, 36th Edition, London, Phamaceutical Press , 44-47.

Uekama, K. & Otagiri, M., (1987). Cyclodextrins in drug carrier systems. CRC Crit. Rev. Ther. Drug Carrier Syst. 3, 1-40.




DOI: https://doi.org/10.29313/jiff.v3i2.5812

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Indexed and Journal List Title by :

Neliti

CiteFactorResearch BIB
MorarefDRJIESJIEuroPubScientific Indexing Services
CrossRefPortal GarudaWorldCatScilitIndonesia One Search
Publons

Free counters!
 
Visitor since 20 December 2018 :

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License