Evaluasi Kualitas Hidup Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Dengan Antidiabetik Oral Di Rumah Sakit Harapan dan Do’a Kota Bengkulu

Dian Handayani, Dwi Dominica, Reza Pertiwi, Feby R.A Putri, Tya Chalifatul, Dhea Ananda

Abstract


Diabetes mellitus termasuk kelainan metabolik heterogen dimana ditunjukkan dengan adanya hiperglikemia. Sebuah kunci untuk berhasilnya terapi DM yaitu melalui peningkatan kualitas hidup pasien yang bisa diukur memanfaatkan kuesioner DQLCTQ (Diabetes Quality of Life Clinical Trial Quessionnaire). Penelitan ini memiliki tujuan guna mengetahui kualitas hidup pasien diabetes melitus tipe 2 dengan antidiabetik oral di Rumah Sakit Harapan dan Do’a Kota Bengkulu berdasar faktor pola terapi yang diterima pasien, jenis obat yang digunakan, dan karakteristik responden. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan desain Cross Sectional dengan pengambilan data pasien secara concurrent. Penelitian dilakukan di Rumah Sakit Harapan dan Do’a Kota Bengkulu. Sampel penelitian ini sejumlah 98 pasien DM tipe 2 yang melakukan kontrol ke rumah sakit ketika penelitian berlangsung dan memperoleh obat antidiabetik oral dan bersedia mengisi kuesioner DQLCTQ. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat pengaruh antara faktor karakterisktik responden terhadap kualitas hidup. Skor kualitas hidup pasien yang mendapatkan akarbose, metformin, dan sulfonilurea, masing-masing adalah 61,0;61,3 dan 61,4. Hasil uji statistik dengan ANOVA menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara ketiga kelompok pasien tersebut (p=0,812). Pasien dengan pengobatan ADO tunggal skor kualitas hidupnya 64,0 sedangkan pasien dengan pengobatan ADO kombinasi skor kualitas hidupnya 62,3. Perbedaan ini berdasarkan uji Independent sample t-test, perbedaannya tidak berbeda signifikan (p=0,134).


Keywords


Diabetes mellitus tipe 2, terapi antidiabetik oral, kualitas hidup, kuesioner DQLCTQ

Full Text:

PDF

References


American Diabetes Association. Pharmacologic approache to glycemic treatment: Standards of medical care. 2018;41(1):S73-85. Doi: 10.2337/dc18-S008

Anonim, 2006, Pharmaceutical Care untuk Penyakit Diabetes Melitus, Direktorat Bina Farmasi Klinik dan Komunitas Departemen Kesehatan Repubik Indonesia, Jakarta

Cho NH, dkk.. 2018. IDF Diabetes Atlas: Global estimates of diabetes prevalence for 2017 and projections for 2045. Diabetes Res Clin Pract.138:271-81.doi: 10.1016/j.diabres.2018.02.023

DiPiro C. V., Schwinghammer T.L., Wells B.G., dan DiPiro J.T. 2016. Pharmacotherapy Handbook. Inggris: McGraw-Hill Education Companies.

Facundo D., Nada G, Marcelo M. 2009. Mother risk update use of hypoglycemic drugs during lactation. Canadian Family Physician. 55:371-3.

Hartati, T., 2003, Kualitas Hidup Penderita DM Tipe 2: Perbandingan Antara Penderita Kadar Gula Terkendali dan Tidak Terkendali, Tesis, Program Pascasarjana, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.

Isley, W.L., Reasner, C.A., & Triplitt, C.L. 2005. Diabetes Melitus, dalam Dipiro, J.T., Talbert, R.I., Yee, G.C., Matzke G.R., Wells, B.G., & Posey, L.M., (Eds.), Pharmacotherapy : A Pathophysiologic Aproach. USA:Appleton & Lange. 1333-1364.

Kementerian Kesehatan RI. 2017. Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2016. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Niessen, LW., Wolffenbuttei, BHR, Rutten, GEHM, Stolk, RP, Koopmanschap, MA, Redekop, WK. 2002. Heatlth-Related Quality of Life and Treatment Satisfaction in Dutch Patients With Type 2 Diabetes. Diab Care, 25: 458-463.

Patrick., D.L., Huster, W.J., Kotsanos, J.G., Shen, W., Mathias, S.D., Andrejaisch, C.M. 1999. Development and Validation of the Diabetes Quality of Life Clinical Trial Qyessionnaire. Medical Care. 37 (4) :45-66

Rubin, R.R.,& Peyrot, M, 2000, Was will Right? Thoughts on The Interaction of Depression and Diabetes. Diabetes/metabolism reseacrh and review, 18 (3), 173-175.

Soegondo, S. 2004. Diagnosa dan Klasifikasi Diabetes Melitus Terkini. Jakarta:FKUI.

Supadmi, W, Perwitasari, D.A, Adikusuma, W, 2018, Evaluasi Kualitas Hidup Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Rumah Sakit Umum PKU Muhammadiyah Bantul, Prosiding “Simposium Nasional Peluang dan Tantangan Obat Tradisional dalam Pelayanan Kesehatan Formal”

Tri, M. Andayani., Jarir, A. Thobari., Rafika, M. Sari. 2011. Evaluasi Kualitas Hidup Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Yang Diterapi Rawat Jalan DenganAnti Diabetik Oral Di RSUP Dr. Sardjito. Jurnal Management dan Pelayanan Farmasi. 1 (1).

William, S., Susam, Chang, Yu., Boland, Elisabet, A., Grey, M. 2002. V. Personal and Family Factors Associated With Quality of Life in Aldolescents with Diabetes. Diabetes Care. 21 (6): 909-913.

Wood, J, Cantrill, JA. 2003. Diabetes Melitus, in walker, R.,Clinical Pharmacy and Therapeutics, 3rd edition, UK: Churcill Livingstone.

Zhi J., Liang Z, Georgy A, Zhai S. 2016. Pharmacokinetic and pharmacodynamics drug interaction study of piragliatin, a sulfonylurea, glyburide, and a glucokinase activator in type 2 diabetic patients. Clin. Pharmacol. In Drug Development. 5(6):552-6




DOI: https://doi.org/10.29313/jiff.v5i1.7983

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Indexed and Journal List Title by :

Neliti

CiteFactorResearch BIB
MorarefDRJIESJIEuroPubScientific Indexing Services
CrossRefPortal GarudaWorldCatScilitIndonesia One Search
Publons

Free counters!
 
Visitor since 20 December 2018 :

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License