KUALITAS HIDUP PENDERITA KANKER SERVIKS BERDASARKAN JUMLAH KOMORBID, KOMPLIKASI PENYAKIT DAN EFEK SAMPING KEMOTERAPI

Suwendar Suwendar

Abstract


ABSTRAK

 

Pendahuluan: Kanker serviks adalah salah satu jenis kanker dengan tingkat prevalensi yang tinggi.  Kualitas hidup pasien kanker serviks akan menurun disebabkan penyakitnya maupun terapi yang diberikan. Adanya komorbid, komplikasi penyakit dan efek samping dari kemoterapi yang menyertai akan mempengaruhi kualitas hidup pasien.  Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jumlah komorbid, komplikasi dan efek samping kemoterapi terhadap kualitas hidup pasien kanker serviks. Metode Penelitian: Penelitian dilakukan dengan rancangan cross sectional prospektif.  Subyek penelitian adalah pasien kanker serviks rawat inap yang memenuhi kriteria inklusi.  Data yang diambil adalah kualitas hidup pasien kanker berdasarkan jumlah komorbid, komplikasi dan efek samping kemoterapi yang diderita. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner EQ-5D-3L.  Data dianalisis dengan uji statistik ANOVA dengan uji lanjut LSD (p < 0,05).  Hasil : Pada pasien tanpa komorbid, dengan satu komorbid dan dua komorbid : rata-rata nilai utility masing-masing adalah 0,67±0,13, 0,55±0,15 dan 0,46 ±0,16; rata-rata nilai EQ-5D VAS masing-masing adalah 57,50±24,75;  45,45±9,34 dan 40,00±8,16. Komplikasi yang paling sering dijumpai adalah anemia.  Anemia berat cenderung lebih menurunkan kualitas hidup dibandingkan anemia ringan meskipun tidak signifikan. Untuk pasien dengan anemia ringan dan berat, nilai utility masing-masing adalah : 0,64±0,14 dan 0,48±0,15, sedangkan nilai EQ-5D VAS masing-masing adalah : 46,67±14,15 dan 42,50±15,12.  Efek samping kemoterapi yang paling sering dialami adalah emesis dan trombositopenia.  Kualitas hidup penderita dengan trombositopenia cenderung lebih rendah dibandingkan dengan pasien yang hanya mengalami emesis, meskipun tidak signifikan.  Pada pasien yang mengalami emesis, rata-rata nilai utility adalah 0,65±4,28 dan nilai EQ-5D VAS adalah 49,54±15,43.  Pada pasien dengan trombositopenia, rata-rata nilai utility adalah 0,43±0,38 dan nilai EQ-5D VAS adalah 35,00±13,23. Kesimpulan : Jika jumlah komorbid yang diderita pasien kanker serviks semakin banyak serta  komplikasi penyakit dan efek samping kemoterapi makin berat maka kualitas hidup pasien akan semakin menurun. 

Kata kunci : kanker serviks, kualitas hidup, EQ-5D-3L

 

ABSTRACT

 

Background: Cervical cancer is one type of cancer with a high prevalence. The quality of life of patients with cervical cancer will decrease due to the disease or the therapy given. The presence of comorbidities, complications of disease and side effects of chemotherapy that accompany will affect the quality of life of patients. Aims: This study aimed to determine the effect of comorbid amount, complications and side effects of chemotherapy on the quality of life of patients with cervical cancer. Methods: The study was conducted in a prospective cross-sectional design. The subjects of the study were hospitalized cervical cancer patients who met  the inclusion criteria. The data taken were the quality of life of cancer patients based on the number of comorbidities, complications and side effects of chemotherapy suffered. Data collection was carried out using the EQ-5D-3L questionnaire. Data were analyzed by ANOVA statistical test with LSD (p <0.05). Results: In patients without comorbidities, with one comorbid and two comorbid: the average utility value was 0.67 ± 0.13, 0.55 ± 0.15 and 0.46 ± 0.16; the average EQ-5D VAS values were 57.50 ± 24.75; 45.45 ± 9.34 and 40.00 ± 8.16 respectively. The most common complication was anemia. Severe anemia tended to further reduce quality of life compared to mild anemia, although not significant. For patients with mild and severe anemia, the utility values were: 0.64 ± 0.14 and 0.48 ± 0.15, while the EQ-5D VAS values were: 46.67 ± 14.15 and 42.50 ± 15.12 respectively. The most common side effects of chemotherapy were emesis and thrombocytopenia. The quality of life of patients with thrombocytopenia tended to be lower compared to patients who only experience emesis, although not significantly. In patients who experience emesis, the average utility value was 0.65 ± 4.28 and the EQ-5D VAS value was 49.54 ± 15.43. In patients with thrombocytopenia, the average utility value was 0.43 ± 0.38 and the EQ-5D VAS value was 35.00 ± 13.23. Conclusion: If the number of comorbidities suffered by patients with cervical cancer is increasing, the complications of the disease and the side effects of chemotherapy are getting heavier than the patient's quality of life will decrease.

Keyword: cervical cancer, quality of life, EQ-5D-3L


Keywords


kanker serviks, kualitas hidup, EQ-5D-3L

References


DAFTAR PUSTAKA

Endarti D, Riewpaiboon A, Thavorncharoensap M, Prafitsitthikorn N, Hutubessy, R and Kristina SA (2015) Evaluation of Health-Related Quality of Life Among Patients with Cervical Cancer in Indonesia, Asian Pacific Journal of Cancer Prevention, 16, 3345-3350

Hilarius DL, Kloeg PH, van der Wall E, van den Heuvel, JJG, Gundy CM and Aaronson NK (2012) Chemotherapy-induced nausea and vomiting in daily clinical practice: a community hospital-based study, Supportive Care in Cancer, 20, 107-117.

Irvianty A dan Sukarya WS (2011) Hubungan Karakteristik Pasien dengan Kejadian Kanker Serviks yang Dirawat Inap di Bagian Obstetri Ginekologi Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung Periode 1 Januari 2010 – 31 Desember 2010, Prosiding SNaPP 2011 Sains Teknologi dan Kesehatan, 2(1), 47-54

Komite Nasional Penanganan Kanker (KPKN) (2015) Panduan Pelayanan Klinis Kanker Serviks, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Jakarta, 1.

Medina PJ and Fausel C (2008) Cancer Treatment and Chemotherapy, in Dipiro, JT, Talbert RL, Yee GC, Matzke GR, Wells, BG and Posey, LM, Pharmacotherapy a Pathopahysiologic Approach, 7th ed, McGraw Hill Medical, New York, 2112-2113.

Suwendar, Fudholi A, Andayani TM, dan Sastramihardja HS (2017) Evaluasi Kualitas Hidup dengan EQ-5D pada Pasien Kanker Serviks Rawat Inap Sebelum dan Setelah Kemoterapi, Jurnal Farmasi Klinik Indonesia, 6(1), 1-10.

Ten Berg MJ, van den Bert PMLA, Shantakumar S, Bennet D, Voest EE, Huisman A and van Solinge WW (2011) Thrombocytopenia in Adult Cancer Patients Receiving Cytotoxic Chemotherapy, Drug Safety, 34(12), 1151-1160

Thavorncharoensap, M (2014) Measurement of Utility, Journal of Medical Association of Thailand, 97, Suppl.5.

Tunas IK, Yowani SC, Indrayathi PA, Noviyani R dan Budiana ING (2016) Penilaian Kualitas Hidup Pasien Kanker Serviks dengan Kemoterapi Paklitaksel-Karboplatin di RSUP Sanglah, Jurnal Farmasi Klinik Indonesia, 5(1), 35-46.

Yusof FAM, Goh A and Azmi S (2012) Estimating an EQ-5D Value Set for Malaysia Using Time Trade-Off and Visual Analogue Scale Methodes, Value in Health, 15, 585-590.




DOI: https://doi.org/10.29313/jiff.v2i2.4538

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Indexed and Journal List Title by :

Neliti

CiteFactorResearch BIB
MorarefDRJIESJIEuroPubScientific Indexing Services
CrossRefPortal GarudaWorldCatScilitIndonesia One Search
Publons

JIFF Flag Counter
 
Visitor Since 20 December 2018 :


View My Summary StatCounter

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License